Cerita Dibalik Lagu "Anak Garuda" Cokelat

Senin, 19 Ags 2019 | 12.00 WIB

Cerita Dibalik Lagu

Band Cokelat (istimewa)


Centrone.com - Setelah sukses dengan "Bendera" serta single “Garuda” yang dirilis pada 2017 lalu, Cokelat kembali menelurkan lagu bernuansa kebangsaan.  

"Anak Garuda" sendiri bukan murni lagu baru, melainkan sebuah karya lagu ciptaan Julianto Eka Putra - pendiri Yayasan Selamat Pagi Indonesia (YSPI) yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur - yang lantas didaur ulang oleh Cokelat dengan gaya khasnya, atas permintaan Julianto. Kolaborasi Cokelat dengan YSPI sendiri berawal dari pertemuan antara Ronny (bassis Cokelat) dengan pihak YSPI. 

Lagu baru dari Cokelat juga akan menjadi lagu tema (theme song) yang dipersiapkan untuk film layar lebar bertajuk "Anak Garuda."  karya YSPI. 

Film berjudul sama dengan lagu Cokelat tersebut rencananya bakal dirilis pada Januari 2020 mendatang. Film  itu bercerita tentang impian anak-anak Indonesia berprestasi, anak-anak dari latar belakang kurang beruntung, yang akhirnya bisa mencapai impiannya di bawah arahan yayasan tersebut sehingga bisa menjadi manusia-manusia yang terdidik.

“Yayasan ini punya sekolah gratis yang mendidik anak muda Indonesia sampai bisa mencapai jenjang pendidikan tinggi, mereka berasal dari berbagai agama, ras, dari berbagai daerah di Indonesia. Saat pertama kali gue mendengar kabar kolaborasi ini tentunya sangat tertarik. Dan ternyata, obrolan selanjutnya, tim mereka juga bikin lagu yang berjudul ‘Anak Garuda”, dan lagunya keren banget. Dan akhirnya materi itu gue bawa ke Cokelat, dan kami semua excited untuk mengerjakannya,” ungkap Ronny semangat.

" Kami percaya bahwa niat baik akan selalu menemukan jalannya tersendiri. Terbentuk dengan caranya sendiri. Kami tak pernah merencanakannya, tiba-tiba bertemu, dan kita berdua (dengan YSPI) punya niat yang sama untuk membangun Indonesia. Cokelat meyakini, sebagai orang Indonesia, kita harus berkontribusi untuk bangsa kita. Karena Cokelat musisi, jadi yang bisa kita lakukan paling nyata adalah lewat musik. " ujar Ronny lagi.  by