Diduga Modus Jihad, Serang Polsek Wonokromo

Sabtu, 17 Ags 2019 | 23.54 WIB

Diduga Modus Jihad, Serang Polsek Wonokromo

Pelaku pembacokan Setelah dilumpuhkan (ist)


Centroone.com - Seorang lelaki tak dikenal, Sabtu (17/8/2019) sore melakukan penyerangan terhadap seorang petugas Polsek Wonokromo. Hingga berita ini diturunkan identitas pelaku masih belum diketahui, karena pelaku yang dilumpuhkan dengan cara ditembak, masih bungkam. Sementara petugas kepolisian itu terluka parah.

Sesuai laporan kepolisian, kejadian pembacokan anggota Polsek Wonokromo itu dialami Aiptu Agus anggota SPKT Polsek Wonokromo dan anggota piket Reskrim Briptu Febian. Kasus itu sesuai Laporan Polisi Nomor  LP/B/VIII/2019/Restabes Sby, tanggal 17 Agustus 2019.

Dari informasi kepolisian, pelaku adalah seorang laki-laki sekitar 30 tahun namun tidak ditemukan identitasnya. Aksi pria berambut keriting itu diduga modus operandinya jihad.

Saat itu sekitar pukul 16.45 WIB, pelaku masuk ke markas komando polsek dan diterima petugas SPKT. Oleh petugas, pelaku kemudian ditanya keperluannya, namun tak digubris. Pelaku justru langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan clurit dan mengenai bagian tubuh anggota SPKT.

Anggota SPKT Aiptu Agus teriak minta tolong, seketika itu anggota Reskrim Briptu Febian datang membantu namun mendapat perlawanan hingga mengalami lebam dibagian wajah. Karena khawatir semakin beringas, pelaku pun dilumpuhkan dengan cara ditembak.

Pelaku akhirnya dapat diamankan anggota Reskrim Wonokromo.Atas peristiwa itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau penghabisan, satu buah celurit, satu buah ketapel dengan amunisi kelereng, satu senpi gas gun hitam, satu buah kaos warna hijau, alat mandi, satu tas ransel hitam, dua lembar kertas fotocopy bertuliskan laillahaillallah serta makanan ringan. 

Sementara petugas yang terluka  dilarikan ke RS RKZ Jl Diponegoro untuk mendapatkan pertolongan. Pelaku yang diinterogasi awal, tidak mau memberikan keterangan. (windhi/by) .