Mengenang Bapak Password, Fernando Corbato

Rabu, 14 Ags 2019 | 16.00 WIB

Mengenang Bapak Password, Fernando Corbato

ilustrasi (pixabay)


Centrone.com -  Nama Fernando "Corby" Corbato mungkin bagi khalayak umum tidak terlalu dikenal. Kalah populer jika dibandingkan nama terkenal dari dunia teknologi lainnya seperti Bill Gates ataupun almarhmum Steve Jobs. Padahal peranan Fernando "Corby" Corbato sangat penting. 

Di era teknologi sekarang, password atau kata sandi merupakan hal penting. Mulai dari sosial media, email dan platform layanan berbayar - memerlukan kata sandi sebelum dapat digunakan. Selain sebagai perlindungan, hal itu juga untuk memastikan hanya pemilik yang dapat mengakses data pribadi.  Sistem kata sandi itu turut diciptakan oleh Corbato. 

Dilansir dari MIT News, Corbato merupakan salah satu ilmuwan MIT yang terlibat dalam pengembangan sistem operasi Computer Time-Sharing System (CTSS) pada tahun 1961. CTSS memungkinkan lebih dari satu orang untuk menggunakan satu komputer melalui profil pengguna yang berbeda dengan data pribadi yang tidak dapat diakses. pengguna lain. Untuk mengakses data pribadi, setiap pengguna perlu memiliki kata sandi yang berbeda.

Selain penggunaan kata sandi, CTSS juga merupakan sistem operasi pertama yang mendukung versi awal email, pengiriman pesan, dan perangkat lunak pengolah kata yang sekarang banyak digunakan. Sebagai pengakuan atas kontribusinya pada dunia komputasi, Corbato dianugerahi Penghargaan Turing pada tahun 1990.

Ia juga dikenal sebagai inisiator gagasan yang kemudian diberi nama Corbató's Law, untuk para programmer.  Pria yang lahir pada 1 Juli 1926 di Oakland, California, AS itu - meninggal pada 12 Juli lalu di Newburyport, Massachusetts pada usia 93 tahun. Corbato tutup usia akibat masalah diabetes.  by