Surabaya Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Selasa, 13 Ags 2019 | 23.00 WIB

Surabaya Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Wali Kota Tri Rismaharini. (Windhi/Centroone)


Centrone.com- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan Surat Edaran terkait imbauan pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Surat Edaran bernomor 660.1/7953/436.7.12/2019 tertanggal 13 Agustus 2019 bersifat penting. Hal ini tentunya terkait penyelamatan lingkungan atas bahaya sampah plastik.

Surat Edaran berupa imbauan itu ditujukan kepada kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Surabaya, pengusaha ritel, rumah makan, restoran, coffee shop, bar, rumah minum, toko roti/kue, pusat penjualan makanan dan/atau jasa boga. Surat Edaran itu juga ditujukan ke pimpinan bank, hotel, mall, supermarket dan tempat hiburan umum hingga ke pengelola pasar se-Surabaya.

Dalam suratnya, wali kota menegaskan jika hal tersebut berdasarkan tindak lanjut atas Perda Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perda Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Kota Surabaya dan Upaya Pengendalian Sampah Plastik.

Menurut Kabag Humas Kota Surabaya M Fikser, imbauan itu berisi untuk tidak lagi menggunakan bungkus plastik dan styrofoam pada makanan dan minuman. “Diimbau juga untuk menghindari penggunaan bahan styrofoam serta bahan plastik yang tidak ramah lingkungan untuk wadah makanan dan/atau kemasan. Sebaiknya menggunakan kantong plastik/bioplastik ramah lingkungan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Fikser membacakan isi Surat Edaran Wali Kota tersebut.

Selain itu, lanjut Fikser terkait imbauan wali kota, agar melakukan pemilahan sampah sekurang-kurangnya untuk tiga jenis sampah yaitu sisa makanan, plastik dan kertas. Bahkan semua pihak diminta untuk mendaur ulang sampah plastik dan kertas yang dapat didaur ulang (recycleable) baik dilakukan sendiri atau menunjuk pihak lain yang kompeten. (windhi/by)