Semester 1 2019, Pendapatan Semen Indonesia Meningkat

Rabu, 31 Jul 2019 | 13.00 WIB

Semester 1 2019, Pendapatan Semen Indonesia Meningkat

Packing Plant Semen Indonesia di Tanjung Priok untuk menyuplai Semen di Wilayah DKI Jakarta (Windhi/Centroone)


Centroone.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) mengumumkan Kinerja Keuangan Perseroan periode Semester 1 tahun 2019 (“1H19”). Dari pengumuman itu diketahui adanya kenaikan pendapatan. 

Disampaikan GM of Corporate Communication Semen Indonesia Sigit Wahono, sesuai hasil Kinerja Keuangan Konsolidasian (1H19), pada Semester 1 Tahun 2019, Perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebesar 22,9 persen menjadi Rp16,35 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

“EBITDA Perseroan juga meningkat 21,9 persen menjadi Rp3,17 triliun. Kenaikan pendapatan dan EBITDA ini merupakan hasil dari telah terintegrasinya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“SBI”) (dahulu PT Holcim Indonesia Tbk) sejak Februari 2019,” ungkap Sigit Wahono.

Laba bersih Perseroan di semester 1 tercatat sebesar Rp485 miliar atau mengalami penurunan dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp971 miliar. Penurunan laba bersih ini disebabkan adanya peningkatan beban bunga. Namun melalui program integrasi, cost transformation dan refinancing, kinerja keuangan Perseroan diharapkan akan meningkat. Salah satunya, Perseroan telah melakukan program refinancing untuk menurunkan beban bunga pinjaman.

Sedangkan untuk Kinerja Penjualan Semen Indonesia (1H19), seiring dengan melemahnya permintaan semen di Indonesia pada semester 1 tahun 2019, volume penjualan semen domestik Perseroan diluar SBI mengalami penurunan 5,8 persen menjadi 11,1 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan ekspor Perseroan di luar SBI yang berasal dari Indonesia mengalami peningkatan sebesar 2 persen menjadi 1,5 juta ton. Sementara Penjualan domestik SBI menurun 2,4 persen dari periode yang sama tahun lalu. (windhi)