ITS Perkuat Kelas Internasional, Gandeng University of Karachi Pakistan

Senin, 22 Jul 2019 | 23.00 WIB

ITS Perkuat Kelas Internasional, Gandeng University of Karachi Pakistan

Perwakilan ITS, Kedutaan Pakistan dan delegasi ICCBS University of Karachi. (WIndhi/Centroone)



Centroone.com - Perkembangan dalam bidang riset dan teknologi tentunya akan terus berkembang dengan pesat. Hal tersebut menjadi dasar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus meningkatkan kualitas pendidikannya dengan membuka kelas internasional mulai 2019 ini.

Guna meningkatkan skala Internasional tersebut, ITS sepakat perkuat kerja sama bidang riset dan teknologi dengan International Center for Chemical and Biological Science (ICCBS) University of Karachi Pakistan.

Kerjasama itu diresmikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Di Gedung Rektorat ITS, Senin (22/7/2019).

Director of ICCBS University of Karachi Pakistan Prof Dr Muhammad Iqbal Choundary menjelaskan, kerjasama ini nantinya dapat berupa riset bersama, baik dalam bidang teknologi maupun yang lainnya. Hal tersebut didukung dengan segala teknologi laboratorium milik ICCBS yang sangat berkualitas. Sehingga dengan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan riset baik pada ITS maupun ICCBS.

Saat ini ICCBS memang sudah terbukti dapat menerbitkan lebih dari 8.500 artikel pada jurnal yang berkelas. Selain itu mereka juga sudah memiliki 300 paten. Prof Muhammad Iqbal Choundary juga mengatakan, setiap tahunnya juga terdapat sekitar 200 ilmuan yang datang berkunjung ke ICCBS University of Karachi Pakistan dari berbagai negara yang berbeda.

Sementara Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng juga sepakat bahwa ini merupakan peluang yang baik untuk meningkatkan hasil riset pada kedua belah pihak. Salah satu implementasinya yaitu dengan mengundang perwakilan dari University of Karachi untuk mengikuti berbagai program yang ada di ITS. “Kita juga dipersilahkan untuk mengirimkan delegasi ke sana,” ungkapnya.

Selain mengenai riset, Ashari mengaku kerja sama ini juga dapat berbentuk beasiswa. Pasalnya, ICCBS University of Karachi Pakistan sendiri selama ini telah menyediakan banyak beasiswa penuh bagi program doktoral (S3) untuk mahasiswa internasional. “Oleh karena itu, ITS menekankan kepada seluruh dosen dan mahasiswa magister (S2,red) untuk senantiasa mengisi tawaran beasiswa S3. Salah satunya pada ICCBS ini,” ujar Guru Besar Teknik Elektro ITS ini.

Perwakilan Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia dan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), HE Abdul Salik Khan yang menyaksikan langsung penandatanganan MoU ini juga menerangkan, sebenarnya Indonesia dan Pakistan merupakan dua negara saling bersaudara dengan diikat akan mayoritas penduduknya yang muslim dan faktor kedekatan secara historikal.

Dia menyampaikan, Pakistan juga merupakan negara kedua terbanyak masyarakatnya yang memeluk agama Islam. Sehingga dia mengharapkan, kerja sama ini nantinya juga dapat lebih mengeratkan hubungan antara dua negara tersebut. (windhi/by)