Kerjasama Pemkot - Kejaksaan Hasilkan Ratusan Meter Persegi Tanah

Kamis, 18 Jul 2019 | 23.58 WIB

Kerjasama Pemkot - Kejaksaan Hasilkan Ratusan Meter Persegi Tanah

Wali Kota Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih kepada pihak Kejaksaan disaksikan Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa



Centroone.com -Upaya kerjasama Pemkot Surabaya dengan pihak Kejaksaan membuahkan hasil memuaskan. Bahkan kerjasama sejak 2016-2019 itu sudah menghasilkan lahan seluas 346.278,25 meter persegi.

Hal ini diakui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Menurut dia, dari hasil kerjasama itu justru banyak aset negara yang terselamatkan.

Wali kota merinci, sejak tahun 2016, Pemkot Surabaya didampingi kejaksaan terus berupaya untuk merebut kembali aset-aset pemerintah yang dikuasai pihak lain. Diantara aset yang berhasil diselamatkan dengan pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya yakni tahun 2016 tanah di Jl Komering luas 9,810 meter persegi, tanah di Kelurahan Kendangsari luas 10,855 meter persegi, tanah di Kelurahan Kalirungkut luas 15,242.7 meter persegi dan tanah di Kelurahan Panjang Jiwo seluas 17,300.13 meter persegi.

Sedangkan tahun 2017, tanah di Jl Indragiri 4 seluas 912 meter persegi, tanah di Jl Upajiwa seluas 1,353 meter persegi, tanah di Kelurahan Medokan Ayu seluas 32,875 meter persegi, tanah di Kelurahan Benowo (Raci) seluas 1,753.90 meter persegi, tanah di Kelurahan Kebraon seluas 41,452.35 meter persegi, tanah di Jl Basuki Rahmat (Hotel Bumi) seluas 7,090 meter persegi, tanah di Jl Dupak seluas 4,350 meter persegi dan tanah di Kelurahan Sumberejo seluas 5,113 meter persegi.

Sedangkan tahun 2018, aset yang berhasil diselamatkan yakni SMP 24 Surabaya seluas 3,309.45 meter persegi. 

Tahun 2019, hasil pendampingan bersama Kejaksaan Tanjung Perak diantaranya yakni, lahan PT Tanzil Sukses Jaya Utama seluas 14,245.85 meter persegi.

Sementara, hasil pendampingan bersama Kejati Jatim, aset yang berhasil diselamatkan dari tahun 2017 hingga 2019 itu diantaranya, tanah di Kelurahan Karah yang dimanfaatkan oleh UNMER seluas 37,011.49 meter persegi, tanah di Kelurahan Wiyung (Ruislagh) seluas 2,550 meter persegi, tanah di Kelurahan Margorejo seluas 5.166 meter persegi, tanah di Jl Indragiri No 6 seluas 25,780 meter persegi, tanah di Jl Kenari seluas 2,050.70 meter persegi dan tanah di Desa Ploso Kecamatan Wonoayu Sidoarjo seluas 70,000.00 meter persegi.

Sehingga luas total tanah yang berhasil diselamatkan pemkot dengan sinergi bersama kejaksaan sejak tahun 2016 hingga 2019 mencapai 346.278,25 meter persegi. Tanah yang berhasil diselamatkan itu belum termasuk dengan aset Yayasan Kas Pembangunan Surabaya. (windhi/by)