Wali Kota Siapkan Rusun dan Bantuan Renovasi Korban Kebakaran Margorukun

Rabu, 10 Jul 2019 | 21.29 WIB

Wali Kota Siapkan Rusun dan Bantuan Renovasi Korban Kebakaran Margorukun

Wali Kota Risma saat meninjau lokasi kebakaran. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Warga Surabaya yang jadi korban kebakaran di Jl Margorukun Gang Lebar mendapat perhatian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Kebakaran  di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan pada Rabu (10/7/2019), menghanguskan 16 rumah.

Wali kota bersama jajarannya langsung turun ke lokasi meninjau rumah-rumah yang hangus dilalap si jago merah. Di lokasi, dia berkomunikasi dengan Ketua RW 3 Margorukun Eko Andriani yang sudah terlihat capek dan terlihat sedih karena warganya sedang kesusahan.

Wali Kota Risma pun berusaha menenangkannya dengan mengusap-ngusap bahu Ketua RW perempuan itu. Saat itu, Andriani menjelaskan data-data korban dan yang terdampak kebakaran, termasuk para korban yang sudah diungsikan ke Kampung Ilmu Jl Semarang.

Tanpa pikir panjang, akhirnya Wali Kota Risma langsung beranjak ke Kampung Ilmu. Namun, sebelum meninggalkan lokasi kebakaran, dia juga sempat dikerumuni anak-anak untuk bersalaman. Akhirnya, saat itu pula Wali kota Risma memberikan buku tulis yang sudah ditandatangani. “Yang rajin ya sekolahnya, yang pintar ya,” kata Wali Kota Risma sambil memberikan buku dan melayani salaman anak-anak itu.

Setelah puluhan buku diberikan kepada hampir seluruh anak di kampung itu, dia kemudian bergeser ke Kampung Ilmu di Jl Semarang. Tiba di tempat peristirahatan korban kebakaran ini, Wali Kota Risma langsung berkomunikasi kembali dengan para korban yang rata-rata sudah sepuh.

Saat bertemu dengan para korban, Wali Kota Risma memastikan akan membantu para korban dengan cara dipindahkan ke rusun. Hal itu berlaku bagi korban yang tanahnya masih milik PT KAI. Sedangkan bagi korban terdampak yang tanahnya sudah milik sendiri, akan dibantu pembangunannya melalui program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSDK). “Jadi, nanti yang muda-muda tolong didata siapa saja yang sudah siap dipindahkan ke rusun, kalau sudah siap, besok langsung saya boyong ke rusun,” kata Wali Kota Risma sambil menguatkan para korban.

Pada saat itu, ada salah satu korban juga mengeluh surat-surat yang ikut terbakar, seperti KTP, KK, SIM dan ijazah. Dengan sigapnya, Wali Kota Risma memastikan akan siap membantu mendatangkan beberapa dinas untuk mendata surat-surat yang ikut terbakar itu, seperti siap mendatangkan jajaran Dispendukcapil untuk menguruskan KK dan KTP dan juga siap mendatangkan jajaran Dinas Pendidikan untuk mendata ijazah-ijazah yang ikut terbakar. “Kalau perlu, besok saya datangkan Dispendukcapil untuk cetak KTP di sini,” tegasnya.

Akhirnya, para korban itu nampak senang dan mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Risma. Wali Kota Risma memastikan para korban akan dipindahkan ke rusun Penjaringansari yang saat ini masih kosong. “Tadi kan ada 16 rumah dengan 42 KK, tapi rata-rata sudah banyak yang sepuh, sehingga nanti kalau ada 3 KK, yang dua KK akan dipindahkan ke Rusun Penjaringansari dan satu KK lagi akan dipersilahkan untuk menjaga orang tuanya yang sudah sepuh. Biasanya memang satu KK menjaga orang tuanya yang sudah sepuh,” kata dia.

Ketua RW 3 Margorukun Eko Andriani mengucapkan banyak terimakasih kepada Wali Kota Risma dan jajarannya yang sudah melakukan langkah taktis dan konkret dalam membantu warganya. Apalagi, warga sudah disediakan tempat istirahat sementara dan selanjutnya akan ditempatkan di rusun.

“Perhatian dari Pemkot Surabaya sangat besar, saya ucapkan terimakasih banyak, fasilitas dan bantuannya sangat luar biasa, apalagi nanti sampai ditempatkan di rusun, mereka pasti sangat senang,” kata Andriani. (windhi/by)