Layanan Tumbang, CloudFlare Salahkan Pihak Ini

Selasa, 25 Jun 2019 | 14.00 WIB

Layanan Tumbang, CloudFlare Salahkan Pihak Ini

ilustrasi (pixabay)



Centroone.com - Layanan internet - yang berbasis pada CloudFlare sempat tumbang pada Senin, (25/06/2019).  Sebagai informasi - Cloudflare merupakan CDN atau Content Delivery Network yang berfungsi sebagai filter traffic dan akselerator akses situs web. 

Akibat tumbangnya CloudFlare -  sebagian besar  layanan Internet dunia termasuk situs seperti Facebook, Amazon, serta Discord - ikut down selama beberapa jam.  CloudFlare yang menyebut peristiwa tersebut seperti "serangan jantung kecil" menyebut hal itu terjadi akibat  kebocoran rute dari pelanggan Verizon. 

Menurut Cloudflare lalu lintas yang biasanya melewati Verizon dan Level 3 Communications untuk mencapai Cloudflare - saat itu malah melewati Allegheny Technologies,  penyedia layanan internet (ISP) kecil yang berbasis di Pennsylvania, dan Cogent Communications dan seterusnya ke Cloudflare.  Rute salah itu tentu saja tidak bisa diatasi oleh  jaringan tersebut. 

ISP tadi adalah klien dari DQE Communications - ISP regional Amerika Serikat.  Inti dari tumbangnya CloudFlare sendiri adalah pada Border Gateway Protocol, yang digunakan jaringan untuk berbagi informasi tentang rute apa yang akan diambil. Cloudflare mengatakan DQE mengumumkan rute yang salah dari jaringan ke Allegheny. Rute itu kemudian diteruskan  ke Verizon - yang mengumumkan rute itu ke seluruh jaringan internet lain. 

"Kebocoran seharusnya berhenti di Verizon. Namun, kurangnya penyaringan Verizon mengubah ini menjadi insiden besar yang mempengaruhi banyak layanan internet seperti Amazon, Linode, dan Cloudflare. Insiden itu menyebabkan Cloudflare kehilangan sekitar 15 persen dari lalu lintasnya. " tukas insinyur Cloudflare, Tom Strickx seperti dilansir ZDnet. 

Andree Toonk, pendiri BGPmon yang dimiliki Cisco, memperkirakan sekitar 2.400 jaringan dan 20.000 alamat IP dipengaruhi oleh insiden tersebut, angka itu mewakili 2 persen keseluruhan Internet.   Menurut CloudFlare sendiri, hampir 10 persen dari total 16 juta situs yang menggunakan layanan mereka ikut terdampak.  by