ISS Bakal DIbuka Untuk Wisata, Nginap Perlu Setengah Milyar Permalam

Jumat, 21 Jun 2019 | 20.00 WIB

ISS Bakal DIbuka Untuk Wisata, Nginap Perlu Setengah Milyar Permalam

ilustrasi (Pixabay)


Centroone.com - Badan Antariksa dan Penerbangan Nasional Amerika Serikat (NASA) membuka Stasiun Antariksa Internasional (ISS) untuk turis mulai tahun 2020 dengan biaya US $ 35.000 per malam atau sekitar Rp497,2 juta.  ISS juga akan dibuka untuk para astronot perusahaan swasta serta pengembangan produk komersial, pengujian dan pembuatan teknologi. 

"Membuka peluang di  Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk memproduksi, memasarkan, dan mempromosikan produk dan layanan komersial akan membantu mengatalisasi dan memperluas pasar eksplorasi luar angkasa untuk banyak bisnis," kata NASA dalam sebuah pernyataan. 

Wakil direktur ISS Robyn Gatens mengatakan misi singkat para astronot swasta akan dilakukan dua kali setahun dan mereka diizinkan untuk tinggal di ISS hingga 30 hari.  Sementara itu NASA akan melimpahkan tanggung jawab terkait komposisi awak kapal dan memastikan bahwa astronot swasta memenuhi persyaratan medis dan pelatihan untuk ekspedisi ruang angkasa.

Dua perusahaan yang diserahi tanggung jawab NASA adalah  SpaceX milik Elon Musk dan Boeing yang membangun pesawat ruang angkasa Starliner. "Untuk menjadi salah satu  destinasi yang dapat dihuni secara bebas, komersial, dan terbang bebas di orbit rendah Bumi." tambah NASA lagi seperti dilansir dari Engadget. 

Langkah komersialisasi ISS ini merujuk pada langkah Presiden AS Donald Trump,  untuk membatalkan pendanaan stasiun pada tahun 2025.  Pada tahun 2001, pengusaha AS Dennis Tito menjadi turis pertama yang menginjakkan kaki di ISS setelah ia membayar Rusia sekitar US $ 20 juta  untuk perjalanan luar angkasa.   by