Hari Pertama, 2 Pegawai Pemkot Surabaya Tidak Masuk Kerja

Senin, 10 Jun 2019 | 22.00 WIB

Hari Pertama, 2 Pegawai Pemkot Surabaya Tidak Masuk Kerja

Halal bihalal ASN Pemkot Surabaya (windhi/centroone)


Centroone.com - Pada hari pertama masuk kerja pascalibur bersama, Inspektorat bersama Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) melakukan rekapitulasi pegawai atau ASN yang tak masuk kerja. Monitoring kehadiran yang dilakukan hingga sore itu, tercatat hanya 2 orang yang tidak masuk kerja tanpa ada keterangan pada Senin (10/6/2019).


Disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya M Fikser, BKD dan Inspektorat sebenarnya sudah memonitoring khusus para pegawai pada hari terakhir masuk kerja tanggal 31 Mei 2019 (sebelum libur lebaran) dan tanggal 10 Juni 2019 atau pertama masuk kerja sesudah libur lebaran. Hasilnya, diketahui bahwa pada tanggal 31 Mei 2019, ada 2 pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan, yaitu satu ASN dan satu lagi non ASN.


“Nah, data dari inspektorat untuk hari ini, tanggal 10 Juni 2019, pertama masuk kerja, yang tidak masuk tanpa ada keterangan juga 2 orang, yaitu satu ASN di Dinas Pemadam Kebakaran dan satu non ASN yang bertugas sebagai staf di puskesmas,” kata Fikser di ruang kerjanya.


Menurut Fikser, bagi 2 pegawai yang tidak masuk tanpa ada keterangan itu, maka akan langsung dipanggil oleh Inspektorat besok dan selanjutnya akan diperiksa. Dia juga memastikan, apabila memang terbukti bersalah dan melanggar, akan ada sanksi bagi mereka berdua. “Jadi, seperti yang disampaikan oleh Bu Wali, bagi yang tidak masuk tanpa ada keterangan dan dinyatakan melanggar, akan dikenakan sanksi,” tegasnya.


Lebih rinci dia menjelaskan, data total jumlah pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya sebanyak 18.103 orang, yang terdiri dari ASN sebanyak 6.765 orang dan non ASN sebanyak 11.338 orang. Dari 18.103 yang dipantau kehadirannya itu, ada sebanyak 335 orang yang tidak hadir dengan berbagai alasan, ada yang sakit, izin, dinas luar, tugas belajar, cuti dan tanpa ada keterangan.


“Rinciannya, yang izin sakit ada 50 orang, yang izin 17 orang, dinas luar 23 orang, tugas belajar tujuh orang, cuti 236 orang dan tidak hadir tanpa keterangan ada dua orang,” ujarnya.


Fikser juga menjelaskan, ASN tidak sembarangan untuk izin tidak masuk pada hari ini. Dia mencontohkan untuk izin sakit, harus ada surat sakit dari dokter yang dikirimkan pada hari ini juga. “Kalau cuti itu bermacam-macam, seperti cuti sakit yang harus dirawat, cuti melahirkan serta ada pula cuti di luar tanggungan negara,” ujarnya.


Sebelumnya, Wali Kota Risma memastikan bahwa di hari pertama masuk kerja pascalebaran ini, tidak ada ASN yang masih liburan. Bahkan, dia memastikan bahwa sejak pagi tadi Inspektorat dan BKD Kota Surabaya sudah turun ke OPD-OPD dan kecamatan-kecamatan serta ke kelurahan untuk mengecek langsung kehadiran para ASN dan pegawai. “Jadi, kalau pun tidak masuk, harus ada alasan yang jelas, karena nanti akan ada sanksi dan akan diperiksa oleh inspektorat,” pungkasnya. (windhi/by) 


...
0



There are 0 comments in this current article