Penjualan Jatim Turun, Kuartal II Siap Tancap Gas

Jumat, 31 Mei 2019 | 22.28 WIB

Penjualan Jatim Turun, Kuartal II Siap Tancap Gas

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Sigit Wahono (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Kinerja penjualan Semen Indonesia di Jawa Timur, turun. Hal ini dikarenakan beberapa hal, termasuk adanya pesta demokrasi akbar di Indonesia. Namu hal ini dianggap wajar, lantaran Semen Indonesia optimis jika pada kuartal II tahun 2019, siap bangkit.

Disampaikan Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Sigit Wahono, bahwa kinerja penjualan Semen Indonesia di Jawa Timur secara konsolidasi sepanjang Januari-April 2019 mencapai 2,14 juta ton atau turun 9,4 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar 2,36 juta ton. Sementara untuk nasional penurunannya mencapai 2,2 persen.

Dari data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), penjualan semen di Jawa Timur tercatat sebesar 2,74 juta ton atau mengalami perlambatan 6,3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 2,93 juta ton. 

“Penurunan penjualan Semen Indonesia di Jawa Timur disebabkan karena permintaan semen yang melemah pasca penyelesaian beberapa proyek infrastruktur serta adanya pesta demokrasi, musim hujan, mendekati bulan puasa serta libur panjang, sehingga pelaksanaan proyek oleh pemerintah dan swasta masih lambat atau belum dimulai,” jelas Sigit Wahono.

Dia juga menjelaskan, pasar semen domestik di Jawa Timur semakin kompetitif dengan hadirnya beberapa pemain baru di pasar. Meski demikian Perseroan optimis kinerja penjualan bisa jauh lebih baik di semester II, dikarenakan proyek-proyek infrastruktur yang sempat tertunda akan dilanjutkan di sisa tahun 2019.

Namun pada saat ini, dengan kondisi yang ada, Perseroan justru lebih leluasa melakukan maintenance pabriknya. Tujuannya untuk dapat lebih meningkatkan kapasitas produksi sesuai permintaan pasar. (windhi/by)