Wagub Buka Pasar Murah Disperindag

Jumat, 24 Mei 2019 | 00.50 WIB

Wagub Buka Pasar Murah Disperindag

Wagub Emil saat mengunjungi beberapa stan pasar murah. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak secara resmi membuka gebyar pasar murah Ramadhan di halaman kantor Disperindag Jatim Jl Siwalankerto Utara II, Kamis (23/5/2019) siang. Diharapkan, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut.

Gebyar pasar murah yang diikuti 50 peserta tersebut menjual barang pokok (Bapok) kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti beras, gula pasir, minyak goreng, makanan dan minuman (Mamin), kue dan baju untuk lebaran dengan harga di bawah harga pasar.

Wagub Emil usai membuka Pasar Murah Ramadan mengatakan, pasar murah diselenggarakan bukan untuk menyeselaikan seluruh permasalahan, tetapi menjadikan sebagian dari sebuah upaya untuk menciptakan suasana hawa yang positif  terkait dengan stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran. Dipasar murah ini banyak sekali peran para pengusaha baik dari badan usaha milik daerah dan swasta murni ikut berpartisifasi menyediakan komoditi dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.

Melalui pasar murah dengan harga yang benar-benar murah akan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja guna memenuhi kebutuhan pada saat Ramadhan hingga lebaran. Harapannya melalui pasar murah ini bisa meningkatkan sinyal di pasar tradisional agar tidak terjadi spekulasi harga di luar dari harga yang wajar.

Menurut Emil, Bank Indonesia (BI) dengan TPID melalui langkah-langkah terpadu dan dukungan Polda Jatim melakukan langkah luar biasa dengan menurunkan harga bawang putih menjadi stabil dikisaran Rp30.000 per kilogram. Kemudian dengan komoditas cabe rawit yang saat ini harganya turun, maka pemerintah berusaha untuk mengangkat menaikan harga cabe rawit dengan menggandeng pengusaha industri dan pedagang besar (Buyer) ikut turut membantu menyerap komoditas cabe rawit.

Cabe, bawang merah dan bawang putih biasanya menunjukan harga yang ekstrim tetapi saat ini justru turun harganya, seperti bawang merah saat memasuki panen raya sehingga harganya stabil.  “Pemerintah akan tetap memantau harga bawang merah, karena ada pola tertentu harga bawang merah pada Juni. Selain itu untuk menjaga stok bawang merah jangan sampai habis terlalu dini,”  ungkapnya.

Masyarakat diimbau jangan memborong komoditas di pasar murah, belilah komoditi kebutuhan sehari-hari secukupnya saja jangan berlebihan, karena stok barang pokok di Jatim cukup tersedia. Kemudian masyarakat atau lembaga yang ingin menyelenggarakan pasar murah Pemprov Jatim melalui Disperindag akan siap membantunya.

Diinformasikan, di pasar murah stand bahan pokok menjual beras premium dengan harga Rp52.500 per kemasan 5 kilogram, beras medium Rp46.500 per kemasan 5 kilogram, minyak goreng Rp10.000 per liter, gula pasir Rp10.000 per kilogram, bawang merah Rp20.000 per kilogram, bawang putih Rp21.000-25.000 per kilogram, telur ayam ras dijual cukup murah hanya Rp18.500 per kilogram, di pasar harga telur masih dalam kisaran Rp20.000-22.000 per kilogram, tepung terigu serta produk industri kecil menengah dengan harga yang murah. (windhi/by)