RUPST 2019 Bagikan Dividen, Soekarwo Komisaris Utama Semen Indonesia

Kamis, 23 Mei 2019 | 01.00 WIB

RUPST 2019 Bagikan Dividen, Soekarwo Komisaris Utama Semen Indonesia

Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso (dua dari kanan) berbincang dengan Komisaris dan Direksi Semen Indonesia usai RUPST Semen Indonesia 2019 di Jakarta, Rabu (22/5/2019) (Windhi/Centroone)


Centroone.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ('Perseroan') pada hari, Rabu (22/5/2019), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019 di Jakarta. Dalam RUPST itu antara lain menyetujui penetapan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) tahun 2018 sebesar Rp3.08 triliun. 

Laba tahun berhalan yang diatribusikan itu diperuntukkan bagi Dividen sebesar 40 persen atau Rp1.23 triliun atau sebesar Rp207.64 perlembar saham. Sisanya, sebesar Rp1.85 triliun dipergunakan untuk mendukung kegiatan operasioanal dan pengembangan Perseroan.

Dalam rapat itu, diterangkan GM of Corporate Communication Sigit Wahono, juga memberhentikan dengan hormat Sutiyoso sebagai Komisaris Utama, Wahyu Hidayat sebagai Komisaris dan Agung Yunanto sebagai Direktur SDM & Hukum. Selanjutnya, rapat mengangkat Soekarwo sebagai Komisaris Utama, Lydia Silvanna Djaman sebagai Komisaris dan Tina T Kemala Intan sebagai Direktur SDM & Hukum Semen Indonesia.

"Susunan Dewan Komisarisnya adalah Komisaris Utama Soekarwo, Komisaris Hendrika Nora Osloi Sinaga, Komisaris Sony Subrata, Komisaris Astera Primanto Bhakti, Komisaris Lydia Silvanna Djaman, Komisaris Independen Mochamad Choliq, Komisaris Independen Nasaruddin Umar. Untuk susuna direksi perseroan adalah Direktur Utama Hendi Prio Santoso, Direktur Produksi Benny Wendry, Direktur Strategi Bisnis & Pengembangan Usaha Fadjar Judisiawan, Direktur Keuangan Doddy Sulasmono D, Direktur Pemasaran & Supply Chain Adi Munandir, Direktur Engineering & Project Tri Abdisatrijo serta Direktur SDM & Hukum Tina T Kemala Intan," beber Sigit Wahono.

Sigit juga menambahkan, keputusan rapat lainnya menyetujui Laporan Tahunan mengenai keadaan dan jalannya Perseroan selama Tahun Buku 2018, termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2018, dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018, sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2018.

Selain 8itu juga melakukan pengesahan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2018, sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan program kemitraan dan bina lingkungan yang telah dijalankan selama tahun buku 2018 serta menyutujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

"Untuk kinerja Perseroan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk tahun 2018 mencatatkan pendapatan sebesar Rp30,688 triliun, naik 10,33 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp27,814 triliun. Sementara laba bersih perusahaan sebesar Rp3.08 triliun. Laba per saham dasar tercatat Rp519, naik 90,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp273," ungkapnya.

Secara konsolidasi pada tahun 2018, tambah Sigit Wahono, Semen Indonesia mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 33.153 juta ton, termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam. Volume penjualan tersebut naik 5,8 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 31.348 ton.

"Sementara sepanjang tahun 2018, volume penjualan ekspor Perseroan dari fasilitas produksi di Indonesia tercatat sebesar 3.157 juta ton, naik sebesar 68,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 1.871 juta ton," tutup dia. (windhi/by)