P3I Ingin IMB Tidak Setahun Sekali

Kamis, 16 Mei 2019 | 23.59 WIB

P3I Ingin IMB Tidak Setahun Sekali

Reklame di Surabaya. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Permasalahan reklame di Kota Surabaya jadi sorotan, apalagi ada usulan untuk merevisi Perda Reklame. Untuk itu butuh Panitia Khusus dalam pembahasan tersebut.

Namun wacana yang muncul adalah adanya intervensi pengusaha reklame yang ingin izinnya berlaku selamanya. Hal itu pun tak benar, karena yang dipermasalahkan pengusaha reklame hanya IMB yang berlaku setahun sekali.

Disampaikan Agus Winoto, Sekertaris Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jatim, pihaknya hanya mengusulkan pembahasan Raperda saja. Sebab, di Perda yang ada, persoalan IMB sangat mencolok sekali dibanding izin yang lain. “Antara izin reklame dan izin lainnya, IMB reklame kan setahun sekali. Kalau soal pajak kita paham,” ujar dia.

Menurut dia, tak ada IMB itu setahun sekali. Hal itu juga dinilai menyalahi hukum. “Hanya IMB reklame yang setahun sekali harus diurus, sementara IMB konstruksi yang lain justru ada jangka waktu dan itu lama. Kalau misalnya IMB reklame itu tiga sampai lima tahun diganti masih lumayan, tidak terlalu menyolok," terang Agus saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (16/5/2019).

Perlakuan yang berbeda terhadap IMB reklame itu sangat diskriminatif. Harus dipahami, kata dia, IMB itu bukan pajak. Karena itu P3I mengusulkan untuk perubahan Perda Reklame. “Usulan ini sudah ada sejak Perda Reklame diberlakukan, tapi tidak pernah dibahas dan tidak pernah ditanggapi. Mau ribut gimana, terpaksa kita jalani saja," sesalnya.

Menurut Agus, pihaknya juga tak minta pemberlakuan IMB selamanya. "Kalau dibuat selamanya juga tidak, terlalu lah kita (P3I, red) kalau seperti itu. Karena kepemilikan tanah kan ada batasnya, bukan tanah kita sendiri karena kita sewa," ungkap Agus. (windhi/by)