Gedung Baru DPRD Surabaya Siap Diresmikan

Kamis, 16 Mei 2019 | 22.28 WIB

Gedung Baru DPRD Surabaya Siap Diresmikan

Saat pembangunan masjid dan gedung dewan. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Gedung baru DPRD Kota Surabaya akan diresmikan pada 21 Mei 2019. Peresmian itu akan dilakukan Ketua DPRD Surabaya Armudji, sekaligus menggelar acara buka bersama 500 anak yatim piatu di gedung dewan. 

Gedung baru delapan lantai yang berada di Jl Yos Sudarso, tepatnya di belakang kantor dewan lama, hanya menyisakan pekerjaan interior dan meubeler yang akan dikerjakan pada Juni, usai lebaran.

Ketua DPRD Kota Surabaya Armudji mengatakan, setelah pelantikan harapan kita sudah bisa ditempati. "Peresmiannya tanggal 21 Mei," ujar Armudji kepada media saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/5/2019).

Untuk peresmian itu, menurut Armudji, tak perlu koordinasi dengan wali kota. Pihaknya cukup memberitahukan saja. "Yang punya gedung itu kita, bukan wali kota. Iki kidul kali, urusane kidul kali. Nggak usah melok-melok lor kali (Ini urusan selatan sungai. Nggak usah ikut-ikut yang utara sungai, red), " kelakar Armudji dengan aksen Suroboyoan.

Artinya, kata Armudji, yang berhak meresmikan dan menempati adalah anggota dewan. “Gedung DPRD, yang meresmikan anggota DPRD. Jangan sampai wali kota yang meresmikan, itu kan buah karya teman-teman yang selama ini disini," paparnya.

Ditempat terpisah, Iman Kristian Kabid Bangunan Gedung DPRKP CKTR Kota Surabaya saat dikonfirmasi menjelaskan, kalau kondisi bangunannya sudah selesai, cuma interior dan meubelernya belum ada.

"Ya monggo kalau Sekertaris Dewan (Sekwan) kalau menurutnya sudah pantas dan mau diresmikan ya monggo, terserah Sekwan sih," terang Iman saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (16/5/2019).

Mantan alumni ITS ini menyampaikan, untuk interior akan dikerjakan setelah lebaran. "Sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya. Usai lebaran dikerjakan termasuk benahi atap yang terpotong separuh," ucapnya.

Masih menurut Kabid Bangunan Gedung, untuk nilai kontrak pekerjaan interior dan meubeler sekitar Rp7,9 milliar. "Itu termasuk interior dan meubeler Masjid dan gedung dewan. Diupayakan setelah pelantikan bisa ditempati," pungkasnya. (windhi/by)