Hidupkan Ukhuwah Untuk Atasi Masalah Keumatan

Kamis, 16 Mei 2019 | 08.00 WIB

Hidupkan Ukhuwah Untuk Atasi Masalah Keumatan

Wali Kota Risma bertemu dengan ulama Surabaya. (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Guna memperkuat ukhuwah antara ulama dengan umaro, takmir musholla maupun masjid se-Kecamatan Sukolilo, Rabu (15/5/2019), diundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Mereka bertemu di gedung Wanita Kalibokor dalam rangka silaturahmi serta membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan masalah keumatan.

Wali kota menyampaikan, jika silaturahmi yang terjaga antara ulama dan umaro akan membawa keberkahan umat dan negara. Ulama yang istiqomah dan umaro yang amanah, bekerja sama dalam fungsi masing masing. Karena itu, dia mengajak seluruh takmir musholla dan masjid untuk ikut bergandengan tangan dalam membentuk karakter anak-anak muda serta membentengi mereka dari pengaruh-pengaruh negatif.

“Ayo kita makmurkan masjid, kita buat agenda-agenda positif yang anak-anak bisa senang ketika berada di masjid. Artinya, senang bahwa Islam itu indah,” kata wali kota.

Wali kota juga mengatakan, upaya untuk membentengi generasi muda itu tidak bisa hanya melalui pendidikan formal. Namun juga diperlukan pendidikan keagamaan yang tetap memegang teguh pada ideologi Pancasila. Karena itu diperlukan sebuah sinergitas yang kuat antara ulama dan umaro. “Saya kepingin anak-anak kita, anak di Surabaya tidak hanya patuh kepada orang tuanya. Tapi juga patuh kepada gurunya,” harap wali kota.

Menurutnya, dengan cara memakmurkan musholla atau masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan, maka anak-anak akan merasa senang ketika berada di masjid. Dengan begitu, anak-anak sejak dini sudah mulai ditanamkan nilai-nilai kepribadian keagamaan yang baik.  “Bagaimana sekarang kita menghidupkan itu, saya hidupkan kembali mauludan di Balai Kota dan ternyata anak-anak juga senang,” jelasnya.

Dia menyampaikan, akhir-akhir ini banyak terjadi berita-berita fitnah, hoax, yang bukan hanya terjadi di Indonesia saja namun juga di negara tetangga lainnya. Misalnya saja yang terjadi di negara-negara timur tengah. Akibatnya, negara tersebut menjadi tidak kondusif dan penduduknya mudah terpecah belah. “Jika lihat negara-negara di timur tengah banyak terjadi perang. Karena itu, mari kita jaga ukhuwah kita, jangan sampai kita terpecah belah,” tuturnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga mengimbau kepada seluruh takmir musholla dan masjid agar membentengi pribadi-pribadi dengan sebuah budi pekerti yang baik, karakter keislaman yang baik, karakter ke-Indonesiaan yang baik, dengan tata krama yang baik, dan nilai-nilai agama yang baik. “Karena itu, mari kita hidupkan kembali kegiatan-kegiatan keagamaan di masing-masing wilayah. Insya Allah kita tidak akan kekurangan kalau niat kita ikhlas,” pesannya. (windhi/by)