Warga Antusias Ikuti Coblos Ulang Di TPS 28 Rungkut Menanggal

Sabtu, 27 Apr 2019 | 10.11 WIB

Warga Antusias Ikuti Coblos Ulang Di TPS 28 Rungkut Menanggal

Pelaksanaan coblos ulang di TPS 28 Rungkut Menanggal. (Windhi/centroone)


Centroone.com - Pelaksanaan coblos ulang di TPS 28 Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gununganyar, Sabtu (27/4/2019) berjalan aman. Di tempat itu, selain dipenuhi warga RT 4 dan 5 RW IV Rungkut Menanggal Harapan, juga terlihat banyak petugas POLRI, TNI, Satpol PP, BPB Linmas, Panwascam, PPK Gununganyar serta para saksi.

Pelaksanaan pencoblosan yang dimulai pukul 07.00 itu berlangsung di Balai RW IV Jl Rungkut Menanggal Selatan X. Untuk menarik minat pemilik suara, KPPS TPS 28 juga menyediakan makanan dan minuman. Warga juga mengaku antusias untuk mengikuti coblosan tersebut.

Salah satu warga, Roi rela mengikuti coblosan ulang bersama istrinya. Bahkan dia juga membawa serta dua anaknya yang masih di bawah umur. "Di lingkungan tempat tinggal saya, kami sudah saling berkabar untuk coblos ulang. Malam, kami saling mengajak untuk ke TPS. Kami penasaran dan ingin ikut coblosan lagi," ujar Roi.

Menurut anggota PPK Gununganyar Kusnan R pelaksanaan coblosan ini dimulai pukul 07.00 dan selesai pukul13.00. "Coblosan ini hanya diikuti pemilih yang terdaftar di DPT dan yang hanya memili C6 (undangan, red) saja," ujar Kusnan.

Selain itu, kata dia, coblos ulang ini berdasar surat KPU Kota Surabaya nomor 186/PL.02.6-PU/02/Kota/lV/2019 tentang Pemungutan Suara Ulang pada Pemilu 2019 Sebagai Tindak Lanjut Rekomendasi Bawaslu Kota Surabaya. 

Rekomendasi Bawaslu Nomor 435IK.Jl-38/PM.05.02/lV/2019 tanggal 20 April 2019 perihal Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang di TPS 28 Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gunung Anyar dan TPS 11 Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri tanggal 27 April 2019 mulai pukul 7.00 sampai dengan 13.00. 

Di TPS 28 ini jumlah data pemilih ada 269 orang terdiri dari laki-laki ada 125 orang dan wanita ada 144 orang. Rata-rata warga paham terkait coblos ulang tersebut, yakni adanya pencoblos dari luar kampung yang hanya mengandalkan KTP tanpa membawa form A5 pindah pilih. (windhi/by)