Di Hari Kartini, Klinik Kesehatan Khusus Wanita Pertama Surabaya Resmi Dibuka

Minggu, 21 Apr 2019 | 14.00 WIB

Di Hari Kartini, Klinik Kesehatan Khusus Wanita Pertama Surabaya Resmi Dibuka

seorang pasien menjalani USG di MedicElle Clinic, klinik khusus wanita pertama di Surabaya (Centroone)



Centroone.com - Tidak sedikit kaum wanita yang enggan memeriksakan kesehatan-terutama jika pemeriksaan dilakukan oleh dokter laki-laki, karena merasa malu serta taku.  Di Indonesia sendiri, masih jarang fasilitas kesehatan yang diperuntukkan bagi wanita secara holistik, baik untuk  wanita muda hingga lanjut usia.  Didorong atas Kebutuhan tersebut,   MedicElle Clinic hadir bagi kaum hawa kota Surabaya. 

Dibuka secara resmi, Minggu (21/4/2019) - bertepatan dengan Hari Kartini  MedicElle Clinic merupakan  klinik kesehatan khusus wanita pertama dan satu-satunya di Surabaya. MedicElle Clinic melayani mulai dari poliklinik spesalis bedah umum, poliklinik spesialis obstetri dan ginekologi serta poliinik spesialis penyakıt dalam. 

Mulai dari resepsionis, perawat hingga tenaga medis MedicElle Clinic yang terdiri dokter spesialis bedah umum, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter spesialis penyakit dalam, konsultan hematologi-onkologi medik, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis radiologi, serta dokter umum semua adalah wanita. 

" Di MedicElle mulai dari resepsionis, tenaga medis baik - dokter dan perawat adalah wanita.  Kedua, MedicElle juga secara khusus menanganai masalah kesehatan wanita. Mulai dari  kesehatan perempuan. Mulai dari konsultasi , tindakan, diagnostik, mamografi dan usg kita punya " tutur dr Sahar Bawazeer, Sp.B, dokter sekaligus Co Founder MedicElle Clinic. 

Kehadiran MedicElle - yang diresmikan istri Wakil Gubernur Jatim sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Emil Dardak tersebut diharapkan bisa mendorong masyarakat dalam hal ini kaum wanita untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Terutama terhadap penyakit-penyakit pembunuh wanita seperti kanker payudara dan kanker serviks. 

" Di Asia kanker payudara masih nomor satu, lalu serviks. Jangan datang saat sudah stadium lambat 2 -3 keatas. Banyak pasien seperti itu. Di Indonesia masih seperti itu.  Karena Itulah pentingnya skrining. Untuk mencegah. Jadi dengan dokter perempuan, ada kenyamanan. Tidak ada alasan untuk takut lagi. " tambah Dr Sahar. 

Dr Sahar menuturkan untuk pemeriksaan dini kanker payudara, MedicElle memiliki alat mamografi non konvesional. Bukan lagi mamografi analog yang hanya gambar dua dimensi tapi mamografi digital juga dapat menghasilkan lebih banyak foto, karena penampang payudara diambil dari berbagai sudut dengan gambar lapisan lapisan payudara yang amat tipis. 

Dengan kelebihan itu  diagnosa terhadap tumor payudara dapat dlakukan dengan lebih akurat dan penanganannya pun lebih tepat  by