Pemkot Surabaya Bantu Korban Bencana Banjir di Lamongan

Sabtu, 20 Apr 2019 | 06.58 WIB

Pemkot Surabaya Bantu Korban Bencana Banjir di Lamongan

Distribusi bantuan yang diberangkatkan ke Lamongan. (Windhi/centroone)


Centroone.com - Pemkot Surabaya mengirim bantuan untuk korban bencana banjir Lamongan. Bencana itu akibat meluapnya Sungai Bengawan dan Sungai Jero di kota Tahu Campur tersebut. Berbagai bantuan itu diserahkan langsung ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Jumat (19/4/2019).

Disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto, setelah menerima informasi banjir di Lamongan yang tak kunjung surut, Pemkot Surabaya langsung bergerak untuk mengirimkan bantuannya. Bantuan disalurkan menggunakan moda transportasi darat.
Bantuan berupa barang yang telah dikirim tersebut, lanjut dia, terdiri dari sarung 800 buah, seragam SD 100 stel, seragam SMP 50 stel, pakaian bayi 150 buah, beras 200 kg, mie instan 100 dus, biskuit balita 230 pc (6 karton), abon 200 pc, sambel goreng 200 pc dan pembalut 50 dus. “Kita kirim bantuan dengan menggunakan dua kendaraan truk dan diterima langsung oleh petugas BPBD setempat,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah ini.

Eddy mengungkapkan, tertanggal 16 April 2019 data BPBD Kabupaten Lamongan menyebutkan, banjir akibat luapan air sungai Bengawan Solo dan Bengawan Jero melanda di enam kecamatan. Yakni, Kecamatan Karangbinangun, Kecamatan Glagah, Kecamatan Babat, Kecamatan Deket dan Kecamatan Turi. 

Akibatnya, sebanyak 3.391 rumah tergenang air. Tak hanya itu, banjir juga melanda di beberapa sekolah dan lembaga pendidikan. “Hingga saat ini, masih ada rumah warga yang kondisinya tergenang air. Karena itu, kita kirim bantuan ke sana,” imbuhnya.

Dia menambahkan, musibah banjir yang melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Lamongan yang tak kunjung surut, membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan instruksi kepada jajarannya, untuk segera mengirim bantuan ke sana. Apalagi, saat ini para pelajar SD dan SMP sedang menghadapi ujian sekolah, sehingga hal ini menjadi perhatian serius pihaknya. 

“Bantuan ini, merupakan hasil donasi dari masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (windhi/by).