Asus Kebobolan, Server Dimanfaatkan Peretas Sebar Malware

Sabtu, 30 Mar 2019 | 16.00 WIB

Asus Kebobolan, Server Dimanfaatkan Peretas Sebar Malware

Logo Asus (Asus)



Centroone.com - Raksasa teknologi Taiwan pekan ini tersandung masalah peretasan. Menurut Kaspersky Labs, perusahaan perangkat lunak keamanan komputer serta laporan keamanan menyebut mesin server Asus dibobol peretas, dan dimanfaatkan penjahat siber untuk mendistribusikan malware selama lima bulan sebelum masalah itu ditemukan. 

Serangan yang disebut sebagai ShadowHammer itu cukup buruk, karena malware tersebut  dikatakan ditandatangani secara digital melalui sistem otentikasi ASUS, dan ini membuat perangkat lunak ini terlihat seperti perangkat lunak asli.

Peneliti Kaspersky Labs juga memperkirakan bahwa mesin server ASUS secara tidak sengaja mendistribusikan perangkat lunak berbahaya ke beberapa ratus ribu komputer di seluruh dunia, tetapi jumlah perangkat yang benar-benar terpengaruh oleh serangan malware ini terbatas pada sekitar 600 perangkat. 

Berdasarkan laporan Kaspersky Labs, perangkat lunak berbahaya ini mengetahui alamat MAC dari modem komputer yang ingin diretas, dan ketika malware ini diinstal pada komputer mana pun, ia akan terhubung ke alamat mesin hacker, dan setelah itu, memasang malware lain mudah bagi mereka.  

Terkait serangan itu,ASUS mengatakan bahwa serangan itu tidak datang dari server mereka. Namun mereka merilis versi baru dari perangkat lunak Live Update untuk laptop yang terkena  serangan backdoor ShadowHammer.  

" Ada tambahan beberapa mekanisme verifikasi keamanan" untuk mengurangi kemungkinan serangan lebih lanjut, dan "mekanisme enkripsi end-to-end yang ditingkatkan.  Ada peningkatan ke sistem server di belakang layar untuk mencegah serangan di masa depan," tukas Asus dalam sebauh pernyataan. 

Asus juga mengatakan malware menargetkan "kelompok pengguna yang sangat kecil dan spesifik."  Serangan itu sendiri diduga kuat menyasar pada organisasi dan bukan pengguna sehari-hari. Perangkat ASUS lainnya tidak terpengaruh, menurut pemberitahuan. by