‘Primavera’, Lambang Harapan Baru Vira Talisa

Minggu, 03 Mar 2019 | 16.00 WIB

‘Primavera’, Lambang Harapan Baru Vira Talisa

Vira Talisa ‘Primavera (ViraTalisa)



Centroone.com - Setelah sempat merilis EP, Vira Talisa akhirnya mengeluarkan full album perdana. Mengusung titel "Primavera"  dirilis resmi pada 1 Maret lalu di berbagai platform streaming digital.

kata ‘Primavera’ yang diambil dari bahasa Italia ini berarti ‘musim semi.’ Salah satu musim, yang menurut Vira Talisa cocok untuk dianalogikan sebagai awal harapan baru yang tumbuh -seperti bunga yang mulai mekar setelah musim dingin berkepanjangan. Nuansa positif dan bercahaya yang ditawarkan oleh kehangatan musim semi menjadi alasan di balik penjudulan album full length pertamanya itu.

“Dari awal Saya mulai menggarap album ini, Saya bilang ke Dityo [Radityo Bramantyo -red], produsernya, Saya mau bikin album yang cerah, dari segi musik maupun pesan lewat liriknya.” cerita dara kelahiran Jakarta, 9 Agustus 1993 ini soal albumnya. 

“Entah ilham atau gimana, beberapa minggu setelah obrolan itu, kata ‘Primavera’ ini lewat di kepala. Kebetulan ada lagunya Bruno Nicolai yang judulnya itu dan Saya suka banget.” tambahnya. 

Primavera bagi Vira adalah perlambang hari yang baru. Hari yang dipenuhi harapan dan mimpi setelah ‘tertidur’ lama di musim dingin. Berisikan delapan track yang spesial dan sangat berwarna, album yang proses pengerjaannya dimulai sejak Oktober 2017 itu akan membawa Anda menikmati perjalanan menuju hari baru.

Di album ini, Vira menghadirkan beragam genre yang berpadu satu. Mulai dari “Janji Wibawa” yang nuansa pop-nya sangat kental, “Primavera”dengan samba Indonesiana-nya hingga “For The Time Being” yang terinspirasi pop ‘60s ala Beach Boys dan “Matahari” dengan sentuhan beat waltz-nya. “Masing-masing lagu itu, punya warna sendiri. Jadi harus didengerin satu-satu untuk merasakan albumnya secara utuh.” katanya lagi. 

Vira berharap, album ini akan mampu menemani pendengar musik dalam menikmati hidup mereka.  “Saya pengennya yang dengerin musik ini bakal senang tanpa alasan. Se-simple itu.” kata musisi yang menciptakan sendiri karya-karyanya ini. “Lalu saat mereka dengerin liriknya, mereka bisa menemukan harapan, motivasi dan rasa syukur yang Saya selipkan di tiap lagu.” tukasnya.  by