Wali Kota Risma Rutin Sidak Beberapa Proyek Pemkot Surabaya

Rabu, 20 Mar 2019 | 21.00 WIB

Wali Kota Risma Rutin Sidak Beberapa Proyek Pemkot Surabaya

Wali Kota Risma bersama jajarannya melakukan sidak beberapa proyek Pemkot Surabaya. (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya sidak ke beberapa tempat di Kota Surabaya. Dalam sidak ini, turut serta Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Ery Cahyadi dan juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati dan jajaran Pemkot Surabaya lainnya.

Wali Kota Risma mengawali sidaknya ke kawasan Balai Pemuda yang saat ini sedang dilakukan pembangunan Alun-Alun Suroboyo. Saat itu, ia memberikan arahan kepada jajaran DPRKPCKTR untuk penyempurnaan desain alun-alun yang nantinya juga dibangun di bawah tanah.

Selanjutnya, rombongan ini melanjutkan kunjungan ke kawasan Jl Blauran dan mengecek beberapa gang dan diminta untuk diperbaiki saluran dan pavingnya. Kunjungan berikutnya berlanjut ke SDN Pegirian Kecamatan Semampir yang lokasinya masuk ke gang rumah warga. Di sekolah itu, Wali Kota Risma langsung meminta untuk melakukan renovasi sekolah menjadi tiga lantai. Bahkan, saat itu Wali Kota Risma sempat memberikan baju seragam kepada beberapa siswa yang dinilainya kurang layak.

Sidak berikutnya, rombongan ini melihat langsung progres pembangunan Lapangan Tembak Internasional yang ada di Kedung Cowek. Saat itu, Wali Kota Risma memastikan arena untuk latihan menembak itu ditargetkan rampung tahun ini dan diusahakan bisa berfungsi. “Tapi ini masih ada satu lagi yang harus kita bangun, tapi Insyaa Allah tahun ini kelar semuanya,” kata Wali Kota Risma di lokasi.

Bagi dia, pembangunan lapangan tembak internasional ini sangat penting karena ternyata Kota Surabaya sudah dipercaya dan sudah dikenal oleh para shooter professional. Bahkan, beberapa waktu lalu rencananya Surabaya dijadikan tempat kejuaraan dunia menembak, tapi karena lapangan itu belum selesai, maka dibatalkan dulu. “Nah, kalau nanti ini sudah selesai, saya nanti akan tawarkan ke mereka, mungkin tahun 2020 kejuaraan dunia menembak bisa dilakukan di sini,” kata dia.

Selain itu, Wali Kota Risma juga menilai pembangunan lapangan tembak internasional itu sangat potensial karena banyak shooter professional dari dalam dan luar negeri sering menggelar acara di Surabaya. Oleh karena itu, apabila lapangan ini sudah selesai, maka nanti bisa disewakan dan saat ini sudah disusun perda untuk sewa lapangan itu.

“Yang jelas kita memanfaatkan lahan-lahan kita, karena tidak ada yang tahu barangkali suatu saat nanti Surabaya bisa jadi tempat untuk Olimpiade, makanya di sini dibangun lapangan tembak ini,” ujarnya. (windhi/by)