Sister City Berlanjut, Perdalam Pendidikan Dan Transportasi Umum

Rabu, 13 Mar 2019 | 19.31 WIB

Sister City Berlanjut, Perdalam Pendidikan Dan Transportasi Umum

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Moazzam Malik (tengah). (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Kerjasama Sister City antara Kota Liverpool, Inggris dengan Kota Surabaya, berlanjut. Kali ini, persetujuan kerjasama Sister City tersebut meliputi bidang pendidikan dan transportasi umum. Tindak lanjut kerjasama ini berlanjut setelah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di ruang kerja wali kota, Rabu (13/3/2019).

Saat itu Moazzam Malik menyatakan rasa bangganya kepada Wali Kota Risma atas berbagai upaya dan inovasi baru untuk perkembangan dan kemajuan Kota Surabaya. Dia mengaku pertemuannya dengan Wali Kota Risma merupakan yang ke-11 kalinya. Selama itu pula berbagai kerjasama yang terjalin sangat dinamis.

“Saya senang sekali bertemu dengan Ibu Risma, berdiskusi mengenai kemajuan kerjasama. Sudah banyak kemajuan saat ini. Hari ini kami berdiskusi mengenai Sister City agreement berupa transportasi umum dan pendidikan. Selain itu ada juga upaya memajukan kapabilitas pelabuhan,” kata Moazzam di ruang kerja wali kota.

Pada pertemuan ini, Moazzam Malik bersama Wali Kota Risma merumuskan kampanye dalam bidang pendidikan, khususnya Inggris dan Indonesia. Kampanye tersebut, bertujuan untuk mempromosikan mata pelajaran dan kebersihan berbasis bahasa Inggris. Slogan kampanye tersebut berbunyi, ‘Apapun Maumu, Ayo Learning Inggris Dulu’.

“Nantinya akan kami buat website bebas akses secara gratis untuk metode pembelajaran. Hal semacam ini digunakan untuk meningkatkan kapabilitas berbahasa. Ini salah satu keperluan bangsa Indonesia di masa depannya,” jelas Dubes Inggris tersebut.

Selain itu, Moazzam juga membeberkan langkah pertama untuk melaksanakan program tersebut adalah dengan memberi pengarahan kepada guru-guru. Pengarahan itu, bertujuan untuk meningkatkan pentingnya belajar bahasa Inggris dan memastikan pelajar bisa mengakses agar mau belajar dari website tersebut.

Mulai dari anak kecil, remaja, hingga orang dewasa bisa mengakses dan memanfaatkan website itu untuk materi pembelajaran bahasa Inggris. “Ini salah satu keperluan Indonesia untuk ke depannya, bahasa Inggris sudah menjadi keperluan sehari-hari. Jadi kalau mau bersaing di tingkat dunia, harus bisa pakai bahasa Inggris,” terangnya.

Tidak hanya itu, Surabaya dan Liverpool juga akan melakukan kerjasama di bidang transportasi umum. Mozzam mengaku pihaknya sudah mendatangkan teknologi terbaru yang digunakan di Liverpool, yaitu Minivan. Minivan itu akan dihadirkan untuk pelajar tingkat SMP pada Kamis (4/3/2019). “Kami mendatangkan satu Minivan yang diperlihatkan di Surabaya dan diberikan pelatihan untuk pelajar SMP. Ini langkah pertama, agar semua pelajar bisa belajar dan menjaga lingkungan,” tutupnya. (windhi/by)