Bersantai, Motivasi Utama Wisatawan Indonesia Berlibur

Minggu, 03 Feb 2019 | 12.00 WIB

Bersantai, Motivasi Utama Wisatawan Indonesia Berlibur

ilustrasi (bookingcom)


Centroone.com-Setiap orang punya gaya traveling masing-masing. Ada yang lebih suka petualangan dan aktivitas pemacu adrenalin, ada juga yang memilih untuk santai dan istirahat.  Apa gaya traveling anda sama dengan stereotip gaya traveling di negara sendiri, atau justru berbeda? 

Riset yang dilakukan Booking.com, mengungkapkan kewarganegaraan bisa mempengaruhi gaya traveling Anda. Bagi sebagian besar traveler, motivasi utama traveling adalah untuk bersantai. Jadi, tidak mengejutkan jika 90 persen traveler warga Indonesia menyatakan bahwa “meluangkan waktu untuk bersantai” adalah motivasi penting untuk traveling. Ini menjadikannya sebagai motivasi traveling teratas, kecuali bagi traveler dari Denmark dan Perancis, yang menyatakan "bebas melakukan yang saya inginkan" sebagai motivasi traveling utama mereka.

Saat membandingkan motivasi traveling antar negara, cukup jelas bahwa traveler dari seluruh penjuru dunia memiliki preferensi yang berbeda. Sebagian besar traveler Argentina suka dengan nostalgia (73%), dimana mereka suka “berkunjung ke masa lalu”). Traveler dari Tiongkok (83%) dan Taiwan (76%) lebih suka “merasakan gaya hidup yang lebih sederhana”, dan motivasi traveler Jepang, Jerman dan Hong Kong adalah untuk “menghindari tuntutan di rumah” (masing-masing 66%, 72% dan 80%). 

Terakhir, untuk sebagian traveler, traveling adalah soal status sosial: traveler Indonesia (75%), India (75%) dan Filipina (80%) mengatakan motivasi traveling mereka adalah “pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi teman”. 

Perbedaan gaya traveling global yang signifikan terdapat pada wisata petualangan: Traveler Rusia mengungkapkan mereka lebih suka menghabiskan waktu luangnya dengan “mencari tantangan dan kesenangan”, sementara traveler Belanda dan Jerman menempatkan motivasi ini rata-rata paling rendah. by