Kurangi Antrean Cuci Darah, Siapkan Gedung Tujuh Lantai

Selasa, 19 Feb 2019 | 18.29 WIB

Kurangi Antrean Cuci Darah, Siapkan Gedung Tujuh Lantai

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg Febria Rachmanita (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Penanganan cuci darah atau ruang hemodialisis di RSUD dr M Soewandhie dalam waktu dekat, sudah bisa teratasi. Ini karena akan ada tambahan bangunan tujuh lantai yang terletak di belakang rumah sakit plat merah tersebut.

Selama ini, rumah sakit milik Pemkot Surabaya itu hanya memiliki ruangan untuk menampung sembilan pasien cuci darah. Sementara dengan keterbatasan alat tersebut, antrean pun sampai panjang. Bahkan kabarnya ada yang sudah antre sebulan sebelum pelaksanaan cuci darah tersebut.

Namun disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg Febria Rachmanita, dengan keterbatasan alat yang ada, pihaknya tak membiarkan penumpukan antrean tersebut. Guna menangani hal tersebut, pihaknya melakukan kerjasama dengan rumah sakit lain yang memiliki alat tersebut, namun kondisinya sepi. Artinya, pasien dari RSUD Soewandhie akan dirujuk ke rumah sakit yang sepi.

“Dengan begitu akan mengurangi penumpukan antrean. Ke depan, jika bangunan tambahan tujuh lantai rampung tahun ini, maka diharapkan dapat menangani antrean pasien untuk cuci darah. Di gedung itu akan ditambah 48 unit alat hemodialisa, sehingga penanganan pasien akan lebih banyak lagi dan mampu mengurangi antrean yang ada,” beber Febria.

Dia menjelaskan, bangunan senilai Rp200 miliar itu juga akan memiliki satu lantai untuk penanganan penyakit kanker. Nantinya, penyakit kanker akan ditangani khusus dan fokus di satu lantai saja.

Selain itu, gedung tujuh lantai tersebut juga akan dibangun lahan parkir. Sehingga masalah parkir yang selama ini juga menjadi kendala RSUD Soewandhie, bisa diatasi. (windhi/by)