Peringati Hari Disabilitas Internasional, Perkuat Inisiatif ‘Mendobrak Sunyi’

Jumat, 06 Des 2019 | 10.00 WIB

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Perkuat Inisiatif  ‘Mendobrak Sunyi’

peluncuran Inisiatif baru dalam program ‘Mendobrak Sunyi’ Grab (Centroone)


Centroone.com - Sebagai bagian dari komitmen GrabforGood untuk membuat platform Grab lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, Grab Indonesia memperkenalkan inisiatif baru di bawah program ‘Mendobrak Sunyi’ untuk menyambut Hari Disabilitas Internasional.  

“Kurangnya kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mandiri secara ekonomi masih jadi masalah di Indonesia. Para penyandang disabilitas masih kesulitan dalam memasuki dunia kerja karena kurangnya materi komunikasi non-verbal untuk penyandang disabilitas sensorik rungu, tidak adanya akses mobilitas yang memadai di banyak fasilitas umum dan transportasi publik, serta terbatasnya kesempatan kerja yang inklusif. " tambah Gufroni Sakaril, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI). 


Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia mengatakan pihaknya  percaya bahwa setiap orang harus memiliki akses yang sama untuk mendapatkan peluang terlepas dari latar belakang atau kemampuan mereka. 

"Terdapat banyak tantangan yang nyata bagi para penyandang disabilitas di Indonesia, untuk mencari peluang mendapatkan penghasilan. Dan tentu saja hal ini bukan disebabkan oleh kurangnya upaya atau keinginan mereka untuk menciptakan masa depan yang lebih baik untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka." ujar Neneng. 

Sejumlah fitur baru juga diperkenalkan, antara lain dengan menghadirkan  teks terjemahan (subtitles) pada materi video pendaftaran dan pelatihan bagi mitra pengemudi tuli, dan melatih tim layanan pelanggan Grab dengan kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dasar untuk membantu mitra pengemudi tuli.  Grab juga memperluas layanan GrabGerak; layanan transportasi untuk penumpang dengan kebutuhan mobilitas khusus ke Medan dan Semarang setelah sebelumnya tersedia di Jakarta dan Yogyakarta sejak 2018. 

“Setiap kali saya mendapatkan penumpang penyandang disabilitas. Tekad dan semangat mereka selalu memotivasi saya untuk menjadi orang yang lebih baik dan terus membantu dalam mempermudah kehidupan sehari-hari mereka dan kebutuhan aksesibilitas mereka kapanpun saya bisa.  Bangga dapat mempelajari keterampilan-keterampilan tambahan tersebut sebagai pengemudi dan sebagai manusia untuk membantu orang lain yang membutuhkan.” ujar  Suwarto, mitra pengemudi GrabGerak Yogyakarta 

Juga ada  program donasi lewat GrabRewards. Para pengguna dapat menukarkan poin GrabRewards mereka dan menyumbang ke Jangkau - platform online nirlaba yang mengumpulkan dana untuk membantu memenuhi kebutuhan aksesibilitas manula dan anak-anak yang memerlukan dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), sebuah organisasi yang memayungi beragam asosiasi sosial disabilitas di Indonesia.  

Pengguna Grab dapat menyumbangkan Rp5.000 untuk setiap 200 poin GrabRewards yang ditukarkan dan Rp10.000 untuk setiap 400 poin GrabRewards yang ditukarkan. Donasi tersebut akan digunakan untuk membantu membeli kursi roda, tongkat, dan perangkat aksesibilitas lainnya. 


"Di Grab, kami berkomitmen menjadi platform yang inklusif, oleh karena itu kami akan terus berdialog dan berkolaborasi dengan Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), sebagai mitra asosiasi teman tuli nasional kami selama proses peluncuran yaitu pada September lalu, dan sekarang dengan PPDI dan Jangkau, untuk memahami dan membangun solusi yang dapat melayani kebutuhan para teman tuli dan komunitas disabilitas lainnya dengan lebih baik.   " tambah Neneng lagi. by