Berbagi Ilmu Teknologi dan Wirausaha Bersama Pelaku UMKM Surabaya

Kamis, 05 Des 2019 | 17.00 WIB

Berbagi Ilmu Teknologi dan Wirausaha Bersama Pelaku UMKM Surabaya

Kevin Andy, Owner Peapepo; Indah, Owner Bakso Empal Sapi; Andrea Tya, Praktisi Fotografi Sosial Media; Tyas Widyastuti, Head of GrabExpress, GrabIndonesia; dan Jessica Yamada, Owner DapurFit di Surabaya, Kamis (5/12/2019). (Centroone)


Centroone.com - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu pilar perekonomian Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2017 terdapat hampir 63 juta unit UMKM, atau naik 2,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total UMKM tersebut, yang paling banyak adalah usaha mikro sejumlah 62 juta unit usaha atau mencapai 98,70 persen dari total UMKM di Indonesia. 

Sementara itu,lebih dari 50% pengguna GrabExpress adalah wirausahawan mikro yang menjual barangnya melalui media sosial maupun marketplace. Jumlah pengiriman harian dengan menggunakan GrabExpress pun telah meningkat lebih dari 20 kali lipat dalam satu tahun terakhir dimana lebih dari 90% jumlah pesanan tersebut tiba tepat waktu di tempat tujuan. 

Mendorong bisnis wirausahawan mikro di Jawa Timur, khususnya Surabaya - GrabExpress menghelat pelatihan #TambahSukses dengan GrabExpress. Event ini mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai di Jakarta bulan Juli lalu dan telah berlanjut di Bandung serta Semarang. 

“Di Indonesia, e-commerce tumbuh dengan cepat karena memiliki nilai ekonomi yang bagus. Pelaku usaha, terutama UMKM di Jawa Timur, harus memanfaatkan momentum ini dengan cara melengkapi dirinya dengan kompetensi yang tepat, sehingga bisa mendorong usahanya tumbuh besar. " ujar Tyas Widyastuti, Head of GrabExpress, Grab Indonesia di sela pelatihan, Kamis, (5/12/2019). 

Di event ini - wirausahawan mikro kota Pahlawan berkesempatan sharing dan mendapat ilmu dari sejumlah wirausaha yang telah sukses menata bisnis, seperti  Jessica Yamada pemilik bisnis DapurFit yang berbagi mengenai pemasaran digital dan Kevin Andy, pemilik bisnis Peapepo. Tidak ketinggalan  Andrea Tya, praktisi fotografi media sosial Kota Surabaya yang akan memberi pelatihan mengenai teknik memotret produk. 

Diskusi dan sharing ilmu  agar peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik untuk dapat bersaing di era Industri 4.0. 

" UMKM juga harus didorong dengan teknologi yang tepat untuk menunjang pertumbuhan tersebut. Ini membuat kami menghadirkan acara #TambahSukses dengan GrabExpress di Surabaya. Harapan kami kombinasi antara kompetensi dan dukungan teknologi Grab, bisa memberikan dampak besar pada perekonomian Surabaya, juga tingkat provinsi dan nasional, sejalan dengan komitmen GrabforGood kami.” tambah Tyas lagi. 

GrabExpress merupakan layanan kurir berbasis aplikasi yang memiliki pertumbuhan paling cepat di Indonesia, dan telah melayani 150 kota di seluruh Indonesia. Kehadiran Grab di Surabaya secara umum juga telah membawa dampak positif bagi perekonomian kota Surabaya. Berdasarkan data dari riset yang dilakukan oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, selama 2018 Grab telah berkontribusi sebesar Rp8,9 triliun pada perekonomian kota Surabaya.  by