Komitmen Kembangkan Ekonomi Digital Lokal dan Lapangan Kerja

Selasa, 03 Des 2019 | 18.01 WIB

Komitmen Kembangkan Ekonomi Digital Lokal dan Lapangan Kerja

External Communications Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya. (Centroone)



Centroone.com - Ekonomi digital diharapkan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat Indonesia ke arah yang lebih baik. Berdasar riset  Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) di 2018-2019 , ekosistem ekonomi digital Tokopedia memberikan pengaruh besar untuk perekonomian Indonesia. 

Sepanjang  2018 lalu, GMV (Gross Merchandise Value) Tokopedia telah berhasil menembus angka Rp73 triliun. Nilai ini diperkirakan naik menjadi Rp222 triliun pada 2019 atau setara dengan 1,5 persen perekonomian Indonesia.  Khusus untuk wilayah Jawa timur, Tokopedia tercatat berkontribusi  terhadap Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) Jatim.  

Angka itu diprediksi meningkat mencapai angka  Rp25.190.062.000.000.  Tidak hanya itu Tokopedia turut berkontribusi  Rp3.458.673.000.000  terhadap total pendapatan rumah tangga Jawa Timur di 2018 dan di 2019 diprediksi meningkat menjadi Rp9.605.023.000.000. 

“Kami berkomitmen menggerakkan perekonomian dalam negeri, maka Indonesia akan terus menjadi fokus utama Tokopedia. Kami selalu berusaha relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai inisiatif di tingkat lokal demi mempermudah seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Surabaya, Jawa Timur, baik dalam menciptakan peluang maupun mencapai lebih.” ujar External Communications Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya. 

Tidak hanya itu, menurut riset LPEM FEB UI, selama 2018-2019, Tokopedia telah berhasil menciptakan 112.488 lapangan kerja di Jawa Timur.  Angka itu adalah bagian dari  857 ribu lapangan kerja baru, dari penjual aktif Tokopedia yang berada di Aceh sampai Papua. 

Persebaran lapangan kerja juga  meliputi beberapa wilayah Indonesia, seperti DKI Jakarta (207.117 lapangan kerja), Jawa Barat (172.348 lapangan kerja), Sumatera Utara (21.746 lapangan kerja), Bali (25.699 lapangan kerja), Sulawesi Selatan (7.194 lapangan kerja), Nusa Tenggara Barat (3.001 lapangan kerja). 

"Yang menarik 30 persen transaksi atau produk Jawa Timur dibeli dari pembeli luar provinsi. Jadi inklusifitas itu benar-benar terjadi."  tambah Ekhel Chandra. 

Angka 857 ribu sama dengan dengan 10,3% dari total lapangan pekerjaan baru untuk Indonesia pada tahun 2018. Sebanyak 309 ribu di antaranya bahkan menjadikan Tokopedia sebagai sumber penghasilan utama. 

Salah satunya,Erick Budiman Soetanto, pemilik toko rattancious di Tokopedia, yang berfokus pada industri kerajinan rotan di Surabaya. Lewat Tokopedia, Erick sudah menjual lebih dari 8,5 ribu produk.

Secara keseluruhan, omzet per bulannya saat ini bisa mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta. “ Kini, usaha saya dapat menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke cukup melalui genggaman tangan,” ungkap Erick.  by