Targetkan Jadi Perusahaan Netral Iklim di 2040

Rabu, 11 Des 2019 | 12.00 WIB

Targetkan Jadi Perusahaan Netral Iklim di 2040

salah satu kantor Lanxess (Lanxess)



Centroone.com - Perusahaan bahan kimia khusus, Lanxess, menetapkan target perlindungan iklim yang ambisius.

Pada tahun 2040, Grup ini bermaksud untuk menjadi perusahaan dengan iklim netral dan menghilangkan emisi gas rumah kaca dari sekitar 3,2 juta ton CO2e saat ini. Di tahun 2030, Lanxess bermaksud mengurangi emisinya hingga 50 persen dibandingkan tingkat saat ini menjadi sekitar 1,6 juta ton CO2e.

“Berdasarkan Perjanjian Paris, komunitas global memutuskan untuk membatasi pemanasan global hingga kurang dari dua derajat. Hal ini membutuhkan upaya besar-besaran dari setiap pihak yang terlibat. " ujar Matthias Zachert, Chairman of the Board of Management di Lanxess AG. 

Selama beberapa tahun ke depan, Lanxess akan melaksanakan proyek-proyek khusus untuk mengurangi gas rumah kaca secara signifikan. Sebagai contoh, Grup Lanxess saat ini tengah membangun fasilitas untuk dekomposisi nitro oksida di lokasi Antwerp-nya.

Fasilitas baru ini akan mulai beroperasi pada tahun 2020 dan mengurangi emisi gas rumah kaca tahunan sekitar 150.000 ton CO2e. Setelah ekspansi kedua pada tahun 2023, emisi CO2e akan turun sebanyak 300.000 ton lagi.

Selain itu, Lanxess mengalihkan seluruh pasokan energi di lokasi India ke sumber energi terbarukan. Di sana, grup tersebut  memperluas pasokan biomassa dan tenaga surya secara besar-besaran dan tidak akan lagi menggunakan batubara atau gas di masa mendatang. Hal ini akan mengurangi emisi CO2e hingga 150.000 ton dari tahun 2024.

Di bawah proyek-proyek ini dan langkah-langkah lain, Lanxess akan mengurangi emisi CO2e dengan total 800.000 ton pada tahun 2025, dan menginvestasikan hingga EUR 100 juta dalam prosesnya.

" Melalui tujuan kami untuk mencapai netralitas iklim pada tahun 2040, kami memenuhi tanggung jawab kami sebagai perusahaan bahan kimia khusus global. Di saat yang sama, kami akan menjadi mitra yang lebih berkelanjutan bagi pelanggan kami di masa mendatang,”  tambah Matthias Zachert.  by