Terbesar Di Asia Tenggara, Tingkatkan Volume Ekspor

Sabtu, 09 Nov 2019 | 01.00 WIB

Terbesar Di Asia Tenggara, Tingkatkan Volume Ekspor

GM of Corporate Communication PT Semen Indonesia Sigit Wahono, (windhi/centroone)



Centroone.com - Kapasitas terpasang PT Semen Indonesia (Semen Tonasa, Padang dan Gresik) mencapai 35,5 juta ton per tahun. 

Kini jumlah itu sudah bertambah dari Semen Thang Long Vietnam sebesar 2,2 juta ton per tahun dan Semen Dynamix (dulu Holcym) sebesar 15,5 juta ton per tahun. Dengan jumlah tersebut, Semen Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

Disampaikan GM of Corporate Communication PT Semen Indonesia Sigit Wahono, di dalam negeri dengan yang sesuai angka terpasang itu justru ada over capacity mencapai 37 juta ton per tahun. 

Tentunya untuk memenuhi kebutuhan nasional, Semen Indonesia masih mampu memenuhinya. Untuk nasional, butuh 70 juta ton per tahun. Semen Indonesia tentu harus bersaing dengan pemain semen lainnya.

"Untuk nasional, market share Semen Indonesia mampu menguasai 38 persen dari 51 persen market share nasional. Artinya produk Semen Indonesia masih disukai masyarakat," ujar Sigit.

Sementara dengan diakuisisinya pabrik Holcym yang menjadi Dynamix, Semen Indonesia berharap bisa menguasai kawasan Jakarta dan Jawa Barat. Dua kawasan ini yang terkuat adalah Semen Tiga Roda dan Indocement. 

"Kita akan gelontor dua kawasan itu dengan Semen Dynamix dan Semen Gresik. Untuk itu fort yang ada di Tuban yang dulu milik Holcym sudah mulai dibenahi. Ada pendalaman dermaga agar di Tuban bisa dimasuki kapal dengan daya tampung besar dan cepat, untuk membantu distribusi Dynamix dan Semen Gresik ke berbagai kawasan," tegas Sigit.

Semen Indonesia berupaya meningkatkan volume penjualan dan mengelola tingkat utilisasi yang optimal dengan menggenjot penjualan ekspor. Hingga September 2019, volume ekspor Semen Indonesia dari Indonesia meningkat 7 persen menjadi 2,9 juta ton. (windhi/by). 

‚Äč