2 Tim Indonesia Juarai Kompetisi Inovasi Global

Kamis, 28 Nov 2019 | 14.00 WIB

2 Tim Indonesia Juarai Kompetisi Inovasi Global

Rahayu Dwi Agustin, Chief Marketing Officer Jember Futura Energi dengan miniatur produk biogas reaktor yang diberi nama BIOPE. (Shell)



Centroone.com - Dua tim wirausaha muda Indonesia membawa pulang prestasi dari ajang kompetisi global beragam bisnis inovatif, “Shell LiveWIRE Top Ten Innovators Awards 2019.”  Keduanya, yakni Tim Jember Futura Energi serta tim Resikel merupakan jebolan Shell LiveWIRE Energy Solutions 2019 yang digelar oleh Shell Indonesia.  

“Prestasi yang dicapai oleh tim Jember Futura Energi dan tim Resikel kembali menjadi bukti bahwa anak muda Indonesia memiliki potensi besar dalam berkarya dan menghasilkan pemikiran kreatif dan solutif yang diperlukan dalam menjawab tantangan besar transisi energi di masa depan.”  ungkap Darwin Silalahi, Presiden Direktur PT Shell Indonesia. 

Tim Jember Futura Energi, yang digawangi oleh enam wirausaha muda dari kota Banyuwangi  mengembangkan inovasi berupa reaktor biogas  dengan biaya yang terjangkau bagi para peternak, yang dapat mengolah limbah peternakan menjadi energi dan pupuk organik yang dibutuhkan petani.

Tim ini menjadi juara pertama kompetisi Shell LiveWIRE Top Innovators Awards 2019 untuk kategori energi dan mobilitas. 

"Bersyukur karena usaha yang kami jalankan dengan semangat mengembangkan energi alternatif yang dapat membantu masyarakat petani ternyata mendapatkan apresiasi global.  " tukas CEO Jember Futura Energi, Izza Auliya Amukholidi (24 tahun) 

Sementara itu tim Resikel dari Indonesia menjadi runner up bersama tim asal Prancis, Energiestro. Tim Resikel  mengembangkan mesin pyrolizer untuk mengubah plastik menjadi bahan bakar minyak berkualitas di atas kerosin dengan konversi di atas 80%, serta incinerator yang telah dipatenkan untuk memusnahkan sampah yang sudah tidak dapat didaur ulang sehingga dapat diterapkan sistem pengelolaan zero waste.

“Bisnis kami berangkat dari keprihatinan kami terhadap isu waste management (pengelolaan limbah) di Indonesia. Sebagai salah satu penghasil limbah terbesar di dunia, Indonesia belum dapat mengelola limbahnya dengan efisien. Untuk itu kami mengembangkan mesin pyrolizer dan thermal pressure hydrolysis yang mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat untuk mengelola limbahnya menjadi bahan bakar yang zero waste.”   ujar CEO Resikel, Luca Cada Lora (22 tahun).

Pada tahun ini, panitia Shell LiveWIRE Top Ten Innovators Awards menerima 98 aplikasi dari 19 negara di dunia yang terbagi dalam tiga kategori yaitu makanan dan pertanian (food & agriculture), energi dan mobilitas (energi & mobility) , serta masa depan yang berkesinambungan (sustainable future). Karya tim Jember Futura Energi dan tim Resikel di tahun ini berhasil menyisihkan 16 karya inovatif bidang energi dan mobilitas lainnya. 

Pemenang pertama dari setiap kategori menerima hadiah uang sebesar US$ 20.000, dan dua orang pemenang kedua dari masing-masing kategori mendapatkan hadiah US$ 10.000. Selain itu, para juri juga memilih pemenang Outstanding Achievement Award yang dianugrahi hadiah US$10.000. Kesepuluh pemenang juga mendapatkan paket penghargaan, diantaranya dukungan pendampingan seorang pakar dari pihak Shell, peluang mendapatkan keuntungan dari koneksi pasar dan kesempatan bergabung menjadi vendor Shell atau konsumen Shell. 

“Sumber daya manusia yang resilien, inovatif, dan mampu berkompetisi di ajang global menjadi modal kuat untuk menjadi pemenang di era revolusi industri 4.0. Melalui kegiatan seperti Shell LiveWIRE, Shell ingin terus mendukung perjalanan lebih banyak wirausaha dan talenta muda Indonesia untuk berkarya, mengembangkan bisnisnya dan membangun Indonesia serta dunia yang lebih baik lagi,” tambah Darwin. by