Makin Banyak Supercomputing Adopsi AMD EPYC

Jumat, 22 Nov 2019 | 14.00 WIB

Makin Banyak Supercomputing Adopsi AMD EPYC

AMD EPYC (AMD)



Centroone.com - AMD memperkenalkan sejumlah platform baru high-performance computing (HPC) yang didukung prosesor AMD EPYC dan akselerator Radeon Instinct di ajang SC19, acara tahunan utama untuk supercomputing.

"AMD memasuki SC19 sebagai penyedia prosesor untuk supercomputer Frontier mendatang, diharapkan menjadi supercomputer dengan performa tertinggi di dunia saat dikirimkan pada 2021," kata Mark Papermaster, Executive Vice President and Chief Technology Officer, AMD. 

Pengembang HPC melanjutkan adopsi prosesor AMD EPYC Generasi Kedua dan akselerator Radeon Instinct untuk sistem supercomputer yang lebih bertenaga dan efisien. Prosesor EPYC Generasi Kedua menghadirkan dua kali performa aplikasi manufaktur dan simulasi Life Sciences hingga 60% lebih cepat dari kompetitornya, sedangkan akselerator GPU Radeon Instinct menyediakan hingga 6,6 puncak performa TFLOPS Double Precision untuk beban kerja HPC. 

Pengguna baru yang mengadopsi antara solusi AMD EPYC antara lain  Atos yang memasok dua supercomputer BullSequana XH2000 berdasarkan EPYC Generasi Kedua ke Météo-France untuk operasional ramalan cuaca dan penelitian dalam ilmu atmosfer, laut dan iklim. Sementara supercomputer Joliot-Curie bergabung dengan TOP500 edisi 54, menjadikan supercomputer AMD EPYC 7H12 64-core 280W pertama yang dilengkapi dalam peringkat global.

Cray, anak usaha Hewlett Packard Enterprise juga turut memiliki dua supercomputer baru yang dilengkapi dengan prosesor AMD EPYC Generasi Kedua dan didasarkan pada arsitektur supercomputer Shasta ARCHER2 dan Vulcan. Dell Technologies memasok San Diego Supercomputer Center dan supercomputer Expanse-nya dengan server Dell EMC PowerEdge dan Prosesor EPYC Generasi Kedua.NEC memasok layanan prakiraan cuaca Jerman, Deutscher Wetterdienst, sebuah sistem yang menggunakan prosesor EPYC Generasi Kedua bersamaan dengan mesin vektor NEC SX-Aurora TSUBASA.

Sedangkan ETH Zurich menggunakan prosesor AMD EPYC 7742 dalam sistem Euler VI-nya.

“Kami memilih AMD EPYC 7742 karena prosesor tidak hanya memberikan dukungan luas untuk sebagian besar aplikasi perangkat lunak yang umum digunakan oleh para peneliti kami, tetapi juga memberikan performa mentah, memori yang menakjubkan dan bandwidth I / O dan yang paling penting adalah harga / performa yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan para peneliti ini, ”kata Christian Bolliger, Scientific IT Srvices, ETH Zurich.  by