Whisnu Sakti-Fuad Sinergikan Kartar Melalui Musrenbang Pemuda

Minggu, 17 Nov 2019 | 22.00 WIB

Whisnu Sakti-Fuad Sinergikan Kartar Melalui Musrenbang Pemuda

Whisnu Sakti Buana (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Karang Taruna (Kartar) Surabaya menunjukan taringnya untuk selalu bangkit. Bahkan kumpulan pemuda di setiap wilayah ini siap untuk eksis di kancah nasional. Langkah ini dikongkritkan, menyongsong Lomba Karang Taruna Beprestasi 2019 dari Kementrian Sosial RI.

Whisnu Sakti pada Sabtu (16/11/2019) menerima kunjungan tim penilai dari Kemensos di ruang kerja Wakil Wali Kota Surabaya didampingi Ketua Karang Taruna Surabaya Fuad Benardi. Wawali yang akrab disapa WS ini menyatakan, seleksi Kartar teladan tingkat nasional ini menjadi tingkat ukuran keberhasilan sebuah pembangunan. "Partisipasi Kartar bisa dikembangkan untuk mendongkrak produktifitas dan kontribusi di masyarakat," kata WS.

Eksistensi ini diukur melalui peningkatan kesejahteraan sosial. Pemkot, dikatakan WS telah mendukung pembangunan SDM dari akar rumput melalui Kartar dan berhasil mengantar Kartar Surabaya masuk dalam 15 besar nasional. "Nanti bisa dibuktikan, Kartar Surabaya bisa masuk dalam 15 besar nasional. Artinya, pembangunan yang kita lakukan itu sudah ke arah yang tepat," tandasnya.

Dia optimistis partisipasi anak muda Surabaya menggerakkan perubahan di masyarakat bisa menjadi contoh nasional. Terlebih menghadapi bonus demografi agar tidak menjadi malapetaka. "Anak muda berperan penting menjadi tonggak perubahan bagi masyarakat," imbuh Wawali yang maju kembali dalam Pilwali Surabaya 2020 ini.

Guna mendukung program pemberdayaan Kartar, Whisnu mengutarakan ide Musrembang Pemuda 2020 sebagai sarana agar anak muda terlibat aktif menyampaikan aspirasi pembangunan kota dari kacamata pemuda.

"Anak muda kita libatkan aktif untuk ikut membangun Surabaya, selanjutnya aspirasi ini akan menjadi catatan pemkot," tambahnya.

Sementara Fuad Bernadi dalam kesempatan tersebut menyatakan, telah membantu hasil evaluasi saat penjurian di tingkat Provinsi. Tujuannya, agar penjurian di lapangan bisa lebih baik dari sebelumnya.

"Insyaa Allah menang, harus optimistis," terang putra Wali Kota Risma tersebut.

Kementerian Sosial sendiri membidangi pemberdayaan sosial dan melaksanakan lomba pilar-pilar sosial berprestasi salah satunya Karang Taruna. Tim juri menilai pola aktifitas kepeloporan agent of change (agen perubahan) aspek kelembagaan dan holistik di Kelurahan Margorejo, Surabaya.

"Tim penilai melakukan verifikasi lapangan dan melihat secara langsung program yang sudah dibacakan mas Fuad di Jakarta," terang Mohammad Satria, tim penilai dari Kemensos. (windhi/by)


...
0




There are 0 comments in this current article