Pengesahan Perda APBD Surabaya Bareng Hari Pahlawan

Senin, 11 Nov 2019 | 10.00 WIB

Pengesahan Perda APBD Surabaya Bareng Hari Pahlawan

Penandatanganan APBD Surabaya. (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Raperda APBD Tahun 2020 telah disahkan menjadi Peraturan Daerah. Pengesahan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2019), dalam rapat Paripurna DPRD Surabaya.

Nuansa rapat paripurna juga terkesan berbeda dari pelaksanaan di waktu-waktu sebelumnya, karena seluruh anggota DPRD, beserta jajaran pejabat Pemkot Surabaya dan kalangan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) mengenakan pakaian dan atribut perjuangan.

Sebelum penandatangan berita acara persetujuan bersama antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan DPRD Surabaya. Delapan fraksi yang ada di DPRD menyampaikan pandangannya atas jawaban Wali Kota berkaitan dengan RAPBD Tahun 2020. Wali Kota Surabaya Risma mengucapkan  rasa terima kasih kepada kalangan DPRD telah menyetujui pengesahan APBD Tahun 2020 pada 10 Nopember, sekaligus mengucapkan “Selamat Hari Pahlawan”, dilanjutkan dengan salam “Merdeka”.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Surabaya mengucapkan terima kasih kepada segenap pimpinan dan anggota dewan, karena telah menyetujuai APBD 2020, tepat di tanggal 10 Nopember ini,” ungkap Wali Kota Risma.

Perempuan pertama yang menjabat Wali Kota di Surabaya ini tak lupa juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas saran dan masukan dari kalangan dewan saat pembahasan RAPBD. Dia menilai, saran dan masukan tersebut sebagai upaya meningkatkan kinerja dalam mengoptimalisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kemudian mengoptimalisasi pemenuhan layanan dan fasilitas publik, serta transparansi anggaran yang tentu membawa kemanfaatan bagi masyarakat dan pembangunan Kota Surabaya ke depannya,” katanya.

Wali Kota Risma mengatakan, raperda APBD Kota Surabaya Tahun 2020 beserta lampirannya akan disampaikan ke Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan evaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono usai memimpin rapat paripurna mengatakan, pengesahan RAPBD Kota Surabaya tahun 2020 menjadi APBD bersejarah, karena berbarengan dengan Peringatan Hari Pahlawan. Adi menyebut, kekuatan anggaran APBD Kota Surabaya Tahun 2020 sebesar Rp10,3 triliun. Dari jumlah itu, alokasi paling besar untuk Bidang Pendidikan, sekitar 21 persen. “Untuk urusan pendidikan, mulai dari saran-prasarana, infrastruktur pendidikan, biaya pendidikan gratis dan guru,” jelasnya.

Kemudian, anggaran lainnya yang besarannya terbesar kedua adalah di Bidang Kesehatan. Di bidang layanan kesehatan ini, alokasi anggarannya mencapai 10 persen dari total APBD 2020. “Ketiga infrastruktur, termasuk yang digunakan untuk persiapan Piala Dunia U-20 Tahun 2021, yang anggarannya sekitar Rp100 milyar,” pungkasnya. (windhi/by)