Ekonomi Digital Tumbuh, Demand Produk TIK-Keamanan Data Meningkat

Rabu, 30 Okt 2019 | 16.00 WIB

Ekonomi Digital Tumbuh, Demand Produk TIK-Keamanan Data Meningkat

ilustrasi (MetrodataElectronic)


Centroone.com - Dari laporan e-Conomy SEA 2019 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang paling pesat di wilayah Asia Tenggara. 

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan diresmikannya Palapa Ring baru-baru ini, yaitu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang menghubungkan 514 kota untuk akselerasi pemerataan ekonomi digital. 

“Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia ini meningkatkan demand akan produk dan solusi TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), sehingga sebagai digital solution & distribution company MTDL siap mendukung transformasi digital para pelanggan dan mitra korporasi,” ungkap Susanto Djaja, Presiden Direktur MTDL.

Sementara itu -  Perkembangan teknologi digital seperti IoT, AI (Artificial Intelligence), 5G, Big Data & Analytics, Dev-Ops, Cloud yang bertumbuh pesat di Indonesia membuat data menjadi aset yang perlu dilindungi. 

“Seiring perkembangan teknologi tersebut, keamanan siber yang kuat menjadi penting dan sangat diperlukan untuk menjaga data yang semakin kompleks. Oleh karena itu melalui SMI (PT Synnex Metrodata Indonesia), kami telah bekerja sama dengan International Council of E-Commerce Consultants (“EC-Council”) menjadi penyedia solusi sertifikasi keamanan siber,” tutur Randy. 

EC-Council adalah perusahaan penyedia jasa badan sertifikasi keamanan siber, beroperasi di 145 negara dan 200.000 sertifikasi keamanan informasi profesional secara global.  Selain itu, baru-baru ini SMI juga telah ditunjuk Uniview untuk memasarkan produk Uniarch.

Uniarch merupakan CCTV IP (internet protocol) berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau dan easy to use. Kerja sama ini menambah rangkaian lebih dari 90 merek yang ditawarkan melalui saluran distribusi MTDL. by