Best Practices Untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran PAUD

Selasa, 22 Okt 2019 | 14.00 WIB

Best Practices Untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran PAUD

Perhelatan Konferensi Internasional PAUD dan Pengasuhan SEAMEO CECCEP (Centroone)


Centroone.com - Bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan dan didukung Tanoto Foundation Southeast Asia Ministers Education Organization (SEAMEO) Centre of Early Childhood Care Education and Parenting (CECCEP) menghelat Konferensi internasional Pendidikan Anak Usia Dini (PUD) dan pengasuhan. 

Acara yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat pekan lalu tersebut  menghadirkan pembelajaran praktik-praktik baik (best practices) bagi akademisi dan praktisi PAUD di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.

​Hari kedua konferensi  (18/10) juga digelar Regional Focus Group Discussion Meeting on Inclusive and Sensitive Cultural Parenting yang membahas dan mendokumentasikan praktik baik maupun permasalahan seputar parenting yang terjadi di Asia Tenggara. 

Paparan praktik baik yang telah dilakukan oleh perwakilan dari Asia-Pacific Regional Network for Early Childhood (ARNEC) pada saat konferensi hari pertama konferensi (17/10) akan digabungkan dengan paparan praktik baik yang dipresentasikan oleh para Governing Board Member SEAMEO CECCEP yang hadir yakni dari Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Dalam konferensi internasional ini, Tanoto Foundation menghadirkan perwakilan ARNEC  untuk berbagi praktek-praktek baik kepada akademisi dan praktisi PAUD negara-negara anggota SEAMEO, termasuk Indonesia. Hal ini karena Indonesia juga merupakan bagian dari negara-negara di Asia Pasifik.

“Ada banyak sekali pembelajaran dari banyak negara yang lebih maju dari kita soal dokumentasi dan sharing, karena itu kami  memfasilitasi teman-teman dari tiga negara anggota ARNEC untuk berbagi praktik-praktik yang patut menjadi perhatian kita terkait parenting, ujar Sri Kusuma Hartani, Head of Early Childhood Education & Development  Tanoto Foundation.
 
Menurut Sri, tiga negara anggota ARNEC yakni Tiongkok, Nepal dan Filipina dengan sangat sigap mendokumentasikan best practises sehingga dapat dilihat, dinikmati, dan dicontoh oleh Indonesia. Sehingga, akademisi dan praktisi PAUD di Indonesia bisa memberikan lebih banyak paper, dokumentasi dan pembelajaran serta menjadi kontributor bagi pekembangan early childhood education care education di Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

Konferensi Internasional PAUD dan pengasuhan yang diselenggarakan SEAMEO CECCEP, diikuti oleh 11 negara anggota SEAMEO  yakni  Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam. Konferensi juga dihadiri lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah dan sektor publik serta lembaga swasta, dengan menghadirkan ahli PAUD dari Inggris, Jepang dan Selandia Baru. by