Duduk Bersama Bahas Pengasuhan-Pembelajaran Terbaik PAUD

Selasa, 22 Okt 2019 | 12.00 WIB

Duduk Bersama Bahas Pengasuhan-Pembelajaran Terbaik PAUD

Perhelatan Konferensi Internasional PAUD dan Pengasuhan SEAMEO CECCEP (Centroone)



Centroone.com - Bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan dan didukung Tanoto Foundation Southeast Asia Ministers Education Organization (SEAMEO) Centre of Early Childhood Care Education and Parenting (CECCEP) menghelat Konferensi internasional Pendidikan Anak Usia Dini (PUD) dan pengasuhan. 

Acara yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat pekan lalu tersebut  menghadirkan pembelajaran praktik-praktik baik (best practices) bagi akademisi dan praktisi PAUD di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.

Menurut Direktur SEAMEO CECCEP, Dwi Priyono, pihaknya yakin bahwa beberapa praktek baik dari New Zealand, Jepang, Cina dan Inggris yang disajikan pada konferensi ini dapat menjadi tambahan informasi untuk menjadi bahan pembelajaran.

“kami ingin mendapatkan hasil-hasil riset tentang PAUD dan pendidikan keluarga yang nantinya bisa dijadikan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru-guru PAUD, utamanya Indonesia maupun Asia Tenggara. " tukas Direktur SEAMEO CECCEP, Dwi Priyono. 

Dwi menerangkan, melalui konferensi internasional ini SEAMEO CECCEP dapat memperoleh  bahan –bahan  praktik baik bagi capacity building dan advokasi untuk daerah-daerah yang membutuhkan peningkatan kualitas pembelajaran PAUD dan pengasuhan.  Hal ini terbukti dari pemaparan materi praktik baik PAUD dan Parenting dari Jepang, Inggris dan Selandia Baru untuk mendukung kesejahteraan anak yang disampaikan pada hari kedua konferensi (18/10).

Dwi menerangkan, selain 12 pembicara utama, terdapat 30 praktisi dan akademisi yang akan menyampaikan hasil penelitian maupun praktik keseharian di sesi kelas paralel, yang terbagi menjadi tiga ruangan.

“Terdapat tujuh lingkup kajian yang dibahas sesuai dengan tema besar konferensi, diantaranya: program pengasuhan, pembuatan kebijakan, dan implementasinya; peran orang tua dalam memastikan kesejahteraan anak; isu-isu kritis bidang PAUD dan Parenting dalam era abad 21; serta multikulturalisme, gender, dan keadilan dalam konteks PAUD”, ujar Dwi. by