4 Prediksi Tren Travel Untuk Tahun 2020

Senin, 21 Okt 2019 | 18.00 WIB

4 Prediksi Tren Travel Untuk Tahun 2020

ilustrasi (bookingcom)


Centroone.com - Memasuki tahun baru dan dekade baru, kebutuhan, perilaku, dan keinginan kita yang berkaitan dengan travel terus berubah. Saat ini dunia dan para penjelajahnya terus bergerak. 

2020 diprediksi akan menjadi tahun yang semakin penuh dengan eksplorasi, yang  didorong oleh teknologi dan rasa tanggung jawab serta hubungan yang lebih dalam dengan orang dan tempat yang kita kunjungi. 

“Memasuki dekade baru, kita akan melihat industri travel menanggapi traveler yang berkelanjutan, punya rasa ingin tahu, dan cakap teknologi melalui pengembangan produk, layanan, dan fungsi yang mempermudah semua orang untuk menjelajahi dunia.” tukas Arjan Dijk, Senior Vice President dan Chief Marketing Officer Booking.com

Dengan riset yang dilakukan terhadap lebih dari 22.000 traveler di 29 market, serta wawasan dari 180 juta ulasan tamu terverifikasi, Booking.com mengungkapkan sejumlah tren travel  yang akan muncul tidak hanya tahun depan tapi juga pada tahun-tahun mendatang. 

1. Ekspektasi tinggi terhadap teknologi 

Di tahun 2020 traveler akan lebih banyak mengandalkan teknologi untuk menentukan aspek-aspek penting dalam membuat keputusan. Memilih satu dari sekian banyak tempat untuk dijelajahi di planet yang menakjubkan ini tidak mudah. Untungnya, tahun depan kita akan melihat teknologi inventif yang dapat menginspirasi dan memungkinkan kita untuk mengatasi masalah ini dengan mudah.

Rekomendasi yang dibuat berdasarkan teknologi pintar yang terpercaya akan menghubungkan kita dengan begitu banyak pengalaman baru yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya, menghemat waktu kita (termasuk waktu di depan layar gadget), dan memungkinkan kita untuk menikmati waktu liburan dengan optimal. 

Hal ini akan menjadi kabar gembira bagi enam dari 10 orang (59%) yang berharap dapat dikejutkan oleh teknologi dengan berbagai opsi dan ide baru di tahun depan. Selain itu, hampir separuh (46%) traveler global menyatakan akan memakai aplikasi yang mempercepat dan mempermudah mereka untuk menjelajahi dan memesan aktivitas secara real time ketika bepergian. Traveler dengan jumlah serupa (44%) juga berencana untuk memakai aplikasi untuk merencanakan aktivitas, sehingga mereka  dapat mencari semua jawaban di satu tempat. 

Untuk memenuhi permintaan itu, di tahun 2020 akan  muncul lebih banyak aplikasi dengan kecerdasan buatan yang menawarkan rekomendasi khusus tentang destinasi, tempat menginap, dan aktivitas berdasarkan preferensi dan riwayat perjalanan kita, serta faktor penting seperti cuaca dan popularitas.  
 
2. Slow traveling menggantikan #FOMO  

Kalau dulu banyak yang takut untuk melewatkan segala sesuatu (FOMO atau fear of missing out) dan mencoba untuk melakukan banyak hal sekaligus, di tahun 2020 banyak yang akan justru melambatkan perjalanannya. Tahun depan, hampir separuh (48%) traveler berencana untuk memilih transportasi yang lebih lambat untuk mengurangi dampak lingkungan, dan enam dari 10 (61%) akan memilih untuk mengambil rute yang lebih jauh demi lebih menikmati perjalanannya. 

Ada berbagai tipe transportasi yang juga mendorong keinginan kita untuk melambat, mulai dari sepeda, tram, kereta luncur, perahu, hingga kaki kita sendiri. Bahkan, lebih dari separuh (57%) tidak keberatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di perjalanan ke destinasi mereka, asal jenis transportasinya unik.  

Serupa dengan 64% yang ingin merasakan kembali ke masa lalu dengan naik kereta bersejarah (mis. Flying Scotsman, Orient Express). Jadi, nantikan tahun yang penuh dengan perjalanan lambat tapi istimewa. 
 
3. Hewan peliharaan jadi prioritas 

Lebih dari separuh (55%) pemilik hewan peliharaan global menganggap bahwa peliharaan mereka tidak kalah penting dari anak sendiri. Jadi tidak heran kalau di tahun 2020 akan semakin banyak yang pergi berlibur dengan membawa hewan peliharaan. Akan ada semakin banyak traveler yang mementingkan kebutuhan hewan peliharaannya sebelum kebutuhan mereka sendiri saat memutuskan destinasi, akomodasi, dan aktivitas yang akan dilakukan. 

Sebanyak 42% pemilik hewan peliharaan global setuju bahwa tahun depan mereka akan memilih destinasi liburan berdasarkan kemungkinan mereka membawa peliharaannya, dan 49% rela membayar lebih untuk akomodasi yang ramah hewan peliharaan. Tren ini juga terlihat dari jumlah properti ramah peliharaan yang terus meningkat di Booking.com. 

Akomodasi di seluruh dunia akan terus mencari cara yang inovatif untuk menawarkan layanan dan amenitas khusus hewan peliharaan, seperti tempat tidur anjing gratis, spa hewan, layanan kamar dengan menu khusus, bahkan restoran yang dirancang khusus untuk hewan peliharaan. Hewan-hewan peliharaan yang berlibur ini tampaknya akan mendapat pelayanan bintang lima. 

4. Rencana perjalanan jangka panjang

Kini masa pensiun bukan lagi soal mencapai usia tertentu dan meninggalkan dunia kerja. Semakin banyak orang yang secara sengaja merencanakan pensiun dini, dan hal ini diiringi  dengan munculnya ‘perencanaan perjalanan petualangan’. Hampir seperempat (23%) orang yang berusia 18-25 tahun berencana untuk pensiun sebelum berusia 55 tahun dan rencananya pun berbeda dari sebelumnya.

Tahun 2020 akan terjadi perubahan pemikiran traveler di mana mereka akan mulai merencanakan tahun keemasannya, dengan hampir dua pertiga (65%) traveler global melihat perjalanan sebagai cara yang sempurna untuk menghabiskan waktu luang. 

Hampir separuh (47%) traveler global berencana untuk lebih berani dalam pilihan perjalanannya ketika mereka pensiun, dan hampir seperlima (19%) dari mereka yang telah pensiun sedang merencanakan gap year atau tahun jeda, yaitu berlibur beberapa bulan tanpa gangguan. Lebih dari separuh (52%) traveler menganggap bahwa hal ini dapat dilakukan di usia berapa saja. 

Dengan saling berkaitannya masa pensiun dengan traveling di banyak rentang usia, akan muncul berbagai produk yang akan membantu traveler mempercepat perencanaan melalui tabungan ‘perjalanan pensiun’, untuk memungkinkan mereka menabung demi perjalanan terpanjang dalam hidupnya. by