Adopsi IoT Meningkat, Jumlah Perusahaan Cerdas Bertambah Pesat

Sabtu, 19 Okt 2019 | 15.00 WIB

Adopsi IoT Meningkat, Jumlah Perusahaan Cerdas Bertambah Pesat

ilustrasi (ZebraTechnologies)


Centroone.com - Laju adopsi Internet of Things (IoT) semakin kencang, yang mengarah ke tingkat kecerdasan yang semakin besar.  Dalam studi tahunan “Intelligent Enterprise Index” ketiga dari Zebra Technologies Corporation, memperlihatkan persentase yang melampaui rekor, yaitu sebesar 61 persen, dari jumlah perusahaan enterprise di seluruh dunia yang tengah berkembang menjadi perusahaan “cerdas,” dibandingkan dengan hanya 49 persen pada tahun 2018.

Survei global ini menganalisis sejauh mana perusahaan menghubungkan dunia fisik dan digital untuk mendorong inovasi melalui panduan real-time, lingkungan yang didukung oleh data, dan alur kerja mobile kolaboratif.  Jumlah perusahaan yang didefinisikan sebagai benar-benar “perusahaan cerdas” dengan mencapai skor 75 poin atau lebih pada Indeks tahun ini juga telah meningkat dari tahun ke tahun. 

“Ketika kami meluncurkan Intelligent Enterprise Index tiga tahun lalu, banyak perusahaan berusaha untuk memahami di mana dan bagaimana solusi IoT dapat dengan baik diterapkan dalam lingkungan bisnis mereka yang unik,” ujar Drew Ehlers, Global Futurist, Zebra Technologies.

Sebanyak 17 persen perusahaan dengan setidaknya 250 karyawan melewati ambang ini pada tahun 2019 dibandingkan hanya 11 persen pada tahun 2018. Menariknya, 37 persen dari usaha kecil dan menengah (UKM) yang disurvei dengan 50-249 karyawan mencetak 75 poin atau lebih pada Indeks tahun ini, yang menunjukkan bahwa UKM dengan visi IoT dalam banyak kasus lebih “cerdas” daripada perusahaan besar.

Adanya pertumbuhan berkelanjutan dalam solusi IoT dan investasi platform teknologi berbasis data lainnya. Di tahun 2019, rata-rata pengeluaran perusahaan global adalah 6,4 juta dolar AS, yang merupakan peningkatan sebesar 39 persen dari tahun ke tahun. Sebanyak 86 persen perusahaan memperkirakan jumlah ini untuk bertambah dalam 1-2 tahun ke depan, dengan lebih dari setengah responden memperkirakan untuk meningkatkan investasi mereka sebesar 21-50+ persen.  

Sementara  92 persen perusahaan di Asia Pasifik memperkirakan investasi mereka dalam IoT dan mobilitas akan meningkat selama 1-2 tahun ke depan.

“Kami kini melihat lebih banyak urgensi untuk meningkatkan visibilitas operasional dan memfasilitasi penyampaian intelijen yang dapat ditindaklanjuti hingga ke titik ujung perusahaan. Saya meyakini itulah sebabnya perusahaan sekarang menunjukkan komitmen yang jauh lebih besar untuk melaksanakan rencana IoT mereka dan mengapa kita mungkin akan melihat lonjakan dalam investasi IoT dalam beberapa tahun ke depan.” tambah Drew Ehlers.  by