Bangun Taman Mozaik Untuk Rekreasi Aktif Warga

Kamis, 17 Okt 2019 | 21.31 WIB

Bangun Taman Mozaik Untuk Rekreasi Aktif Warga

Taman Mozaik yang siap dinikmati warga di Surabaya. (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Pemkot Surabaya menambah Destinasi wisata rekreasi berupa taman aktif. Kali ini, pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) telah menyelesaikan pembangunan tahap pertama Taman Mozaik yang berada di Jl Wiyung Praja.

Disampaikan Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau DKRTH Surabaya Rochim Yuliadi, Taman Mozaik memiliki konsep berupa taman rekreasi aktif yang bertema mozaik warna warni. Aksen utama taman adalah keberadaan rumah berdinding mozaik berwarna-warni. Di taman ini pengunjung dapat memanfaatkan rumah mozaik tersebut untuk berswafoto sebagai latar belakangnya.

“Tampilannya sangat instagramable dan benar-benar memanjakan warga kota yang gemar hunting pemandangan untuk dipajang di media sosial,” kata Rochim saat dihubungi Kamis, (17/10/2019).

Dia menjelaskan, Taman Mozaik ini memiliki luas lahan total 5.100 meter persegi. Namun untuk tahap pembangunan pertama, pihaknya telah mengerjakan seluas 1.850 meter peregi. “Sisanya akan dilanjutkan di tahap pembangunan berikutnya,” katanya.

Menurutnya, dulu lokasi ini tanahnya berupa rawa-rawa dan dihuni berbagai satwa reptil liar. Sehingga kondisinya dulu terlihat sangat memprihatinkan. “Sebelum dibangun taman, kondisinya dulu sangat memprihatinkan, karena lahan yang sudah sangat lama tidak dimanfaatkan,” jelasnya.

Karena itu, akhirnya Pemkot Surabaya berinisiatif mengubah lokasi itu menjadi taman yang instagramable dan menarik. Perencanaan pembangunan Taman Mozaik ini telah dilakukan sejak awal 2019. Masuk ke lelang pada Mei dan pekerjaan fisik seperti pembuatan pondasi dan pemadatan tanah dimulai pada Juli 2019.

“Pengurukan awal dikerjakan oleh DPUBMP (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan) pada Maret hingga Mei 2019. Tanah pengurukan diambil dari hasil pengerukan tanah di Underpass Mayjend Sungkono dan Bozem Yono Suwoyo,” ujar Rochim.

Sementara terkait fasilitas atau kelengkapan yang saat ini tersedia di taman tersebut, Rochim mengungkapkan, tahap pertama anggarannya digunakan untuk pekerjaan landscape tanaman, pedestrian, playground, tempat parkir dan rumah mozaik sebagai magnet tamannya saja. “Saat ini pekerjaan telah selesai. tinggal pembersihan lokasi dan perawatan tanaman,” terangnya.

Sedangkan untuk tahap berikutnya, pihaknya berharap, tersedia anggaran untuk pembuatan fasilitas penunjang lain, seperti toilet, pos jaga, mushollah dan Taman Baca Masyarakat (TBM). Selain itu nantinya jika anggarannya cukup taman ini bakal dilengkapi dengan aksen penunjang seperti air mancur dan lampu taman. “Total anggaran untuk taman ini sekitar Rp1 miliar,” pungkasnya. (windhi/by)