Atur Ulang Strategi Dengan Implementasi Teknologi

Sabtu, 12 Okt 2019 | 20.00 WIB

Atur Ulang Strategi Dengan Implementasi Teknologi

Aik Jin, Tan (AJ), Vertical Solutions Lead, Zebra Technologies Asia Pacific; Ben Marvin Tan, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pacific (ZebraTechnologies)


Centroone.com - Dengan tuntutan konsumen dan juga persaingan, para pelaku industri pergudangan mulai mengatur ulang tentang strategi dan operasional pemenuhan permintaan untuk memenuhi tantangan yang muncul. 

Berdasarkan studi  Warehousing Asia Pacific Vision Study oleh Zebra Technologies. - pemanfaatan TI/teknologi diidentifikasi sebagai tantangan operasional terbesar (68 persen) dalam lima tahun ke depan, serta sebagai hasil jangka panjang yang diinginkan untuk meningkatkan visibilitas aset, panduan secara real-time, dan kinerja berbasis data.

“Agar bisa menyesuaikan diri dengan mentalitas on-demand konsumen, para pengambil keputusan perlu segera melatih para pekerja lini depan mereka untuk memenuhi pesanan secara lebih efisien. Perangkat Windows yang belum diperbarui dan menjalankan aplikasi green-screen, tidak dirancang untuk mengimbangi kecepatan dan kebutuhan ekonomi on-demand saat ini. Sebaliknya, perangkat layar sentuh Android modern milik Zebra seperti MC9300 didesain untuk pekerjaan-pekerjaan yang lebih cepat dan fleksibel untuk meningkatkan kinerja gudang dan memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin tinggi saat ini,” tambah Aik Jin.

Mengatasi hal tersebut - Di Asia Pasifik, 73 persen pembuat keputusan berencana untuk berinvestasi di jam tangan pintar, kacamata pintar, dan perangkat yang dapat dikenakan pada pinggul dalam tiga tahun ke depan. Sementara di Eropa - pada  tahun 2024, penggunaan teknologi RFID dan penentuan lokasi diperkirakan akan meningkat untuk kegiatan pengiriman ke luar dengan lebih dari satu dari lima berencana untuk menggunakannya untuk pengemasan (25 persen), manajemen inventaris (20 persen) dan pengambilan (19 persen).

95 persen perusahaan di Amerika Latin - berencana untuk mengimplementasikan komputer mobile berbasis Android di gudang mereka pada tahun 2024 untuk membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi pekerja. Sedangkan di Amerika Utara - 94 persen responden akan menerapkan atau berencana untuk mengimplementasikan optimalisasi beban trailer dan/atau solusi kepatuhan muatan di tahun 2024.

 Tidak hanya tantangan teknologi, 68 persen responden menyatakan pemanfaatan kapasitas sebagai salah satu tantangan utama mereka selama lima tahun ke depan. Sementara 68 persen perusahaan menyebut rekrutmen tenaga kerja dan/atau efisiensi dan produktivitas tenaga kerja sebagai salah satu tantangan utama mereka, dengan 62 persen responden ingin meningkatkan produktivitas pekerja individu atau tim saat ini sekaligus juga mencapai kesesuaian alur kerja. by