Ingin Persebaya Juara Liga, Manajemen Dan Bonek Harus Sejalan

Rabu, 09 Jan 2019 | 01.56 WIB

Ingin Persebaya Juara Liga, Manajemen Dan Bonek Harus Sejalan

Whisnu Sakti Buana.(windhi/centroone)


Centroone.com - Liga Indonesia 2019 dalam waktu dekat akan digulirkan. Tentunya banyak pihak, ingin tim andalannya juara. Begitu juga di Surabaya, tentu pihak yang mengidolakan Persebaya Surabaya, ingin klub ini menjuarai Liga Indonesia tersebut. 

Namun beredar kabar kalau hubungan manajemen Persebaya dan Bonek selaku suporternya tidak terlalu baik. Hal ini jika dibiarkan, bisa saja mimpi untuk juara terganjal.

Sebab, biar bagaimanapun peran suporter atau pendukung itu tak bisa dianggap remeh. Baik tim maupun pendukung tentu harus sejalan. Kabarnya, hubungan yang kurang harmonis itu dipicu bursa transfer pemain yang dianggap Bonek tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Panpel Persebaya Whisnu Sakti Buana menegaskan kalau dirinya siap menjadi mediator antara Bonek dan manajemen Persebaya. "Ini masalah komunikasi saja, tapi saya tidak tahu miss komunikasinya bagaimana? Saya siap menjembatani, manajemen inginnya bagaimana, Bonek maunya apa?" tegas Whisnu Sakti yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Alasan Whisnu Sakti yang akrab disapa WS untuk menengahi permasalah tersebut, karena dia memiliki pengalaman itu. Misalnya, saat renovasi stadion Gelora Bung Tomo. Menurut WS, dirinya harus melibatkan Bonek untuk mendapatkan masukan. Hasilnya, stadion itu pun baik dan bisa memuaskan semua pihak.

"Tapi tidak semua usulan Bonek bisa direalisasikan karena keterbatasan, tapi tetap kita omongkan. Dan buktinya rencana renovasi GBT mendapat sambutan baik dari masyarakat. Jadi saya yakin persoalan manajemen dan Bonek hanya miss komunikasi saja," beber dia.

Sebagai Wakil Wali Kota Surabaya dan Bonek, WS ingin Persebaya menjadi juara Liga Indonesia 2019. "Membangun Persebaya juara monggo, apa yang seharusnya dilakukan oleh manajemen untuk mengelola. Mungkin persepsi Bonek, kalau Persebaya mau juara, pemainnya bisa seperti yang diharapkan Bonek," tambah Whisnu.

Whisnu menambahkan, untuk komposisi pemain itu banyak jalan, bisa disubstitusi pemain A dengan B sesuai kebutuhan tim. "Yang penting target kita juara. Terus bagaimana agar bisa menjadi juara? Dalam waktu dekat saya akan bertemu dengan mas Azrul (Azrul Ananda, red Presiden Persebaya) secara pribadi," tegasnya.

Sementara terkait dengan isu keterlibatan Persebaya dalam mafia bola, Whisnu menegaskan kalau dirinya tidak yakin kalau Persebaya terlibat. "Panpel tidak ada urusannya dengan mafia bola. Kalau melihat kondite manajemen, saya rasa Persebaya tidak terlibat. Tapi kalau ada yang lain secara personal, ya saya tidak tahu," ujarnya. (windhi/by)