Promosikan UMKM Surabaya Ke Luar Negeri

Kamis, 31 Jan 2019 | 16.00 WIB

Promosikan UMKM Surabaya Ke Luar Negeri

Wali Kota Risma beramahtamah dengan duta besar dan Konjen RI. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku senang dengan upaya para Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Indonesia dan Konjen RI untuk mengenalkan produk UMKM Surabaya ke luar negeri. Hal ini terungkap saat para duta besar dan Konjen RI menemui wali kota di Balai Kota Surabaya.

Diketahui, kunjungan itu bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai pontensi ekonomi daerah, terutama produk andalan yang potensial untuk dipromosikan ke luar negeri. Hal itu juga sebagai materi pembekalan guna mendukung pelaksanaan tugas di negara tujuan.

Kepala Biro Hukum dan Administrasi Kementerian dan Perwakilan Republik Indonesia Okto Dorinus Manik mengatakan, kunjungannya ini dalam rangka menggali potensi-potensi ekonomi yang ada di Jatim, khususnya Kota Surabaya. “Jadi, tujuan kami lebih banyak menggali potensi untuk bisa kami kerjasamakan di seluruh perwakilan kita dan luar negeri,” kata dia.

Dia juga menegaskan, meminta masukan dan arahan dari Wali Kota Risma. Sebab, pihaknya menilai, selama ini wali kota perempuan pertama di Surabaya itu dikenal sudah banyak pengalaman dalam berbagai bidang kerjasama dengan dunia internasional. Oleh karena itu, pihaknya datang langsung untuk bertemu dengannya. 

Masukan-masukan yang telah diberikan Wali Kota Risma, dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung tugas masing-masing duta besar saat menjalankan misi di negara tujuan. “Kami malah senang bisa datang bertemu dengan Bu Risma. Yang artinya, kerjasama kami khususnya perwakilan duta-duta besar baru dalam bertugas, nanti bisa meningkatkan kerjasama kami yang selama ini sudah ada,” paparnya.

Disampaikan Okto, pengembangan ekonomi lokal nantinya akan menjadi fokus utama untuk dikembangkan ke luar negeri. "Kami  kemarin juga ketemu dengan asosiasi pengusaha. Jadi saya kira, potensi (ekonomi) itu akan kita kembangkan, akan kita kerjasamakan lebih lanjut," jelasnya

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyambut baik kedatangan para Duta Besar dan Konjen RI tersebut. “Sebetulnya kunjungan ini bukan pertama kali, sudah dua atau tiga kali gitu. Sebelum mereka bertugas, mereka ke sini dulu,” kata Wali Kota Risma.

Wali Kota Risma mengungkapkan selama ini orang menganggap bahwa potensi pasar luar negeri itu bagus. Namun, dia menilai, seharusnya yang menjadi fokus utama adalah bagaimana mengupgrade daya beli masyarakat lokal. Dia mencontohkan, jika saja salah satu kota di luar negeri penduduknya hanya 300 ribu sampai 1 juta, namun mereka bisa hidup sejahtera dan makmur, seharusnya kota-kota Indonesia bisa lebih sejahtera, karena jumlah penduduknya lebih unggul. 

“Mungkin sekitar berapa persen itu miskin. Nah, bagaimana mengupgrade yang miskin ini supaya dia bisa membeli produk. Artinya, saya mencoba konsentrasi di pasar lokal,” jelasnya.

Saat pertemuan, para Duta Besar dan Konjen RI yang hadir yakni, Abdul Kadir Jailani Duta (Kanada), Usra Hendra Harahap (Nigeria), Julang Pujianto (Suriname), Chandra Widya Yudha (Serbia), Berlian Napitupulu (Korea Utara), Hajriyanto Thohari (Lebanon), Cheppy Wartono (Mexico), Arrmanatha Nasir (Perancis), Andriana Supandy (Papua Nugini), Abdurrahman Dimas Wahab (Hongaria), Siti Nugraha Mauludiah (Polandia), Al Busya Basnur (Ethiopia), Wajid Fauzi (Syria) dan Saud Purwanto Krisnawan (Los Angeles - AS). (windhi/by)