Luncurkan Kalender Wisata Jatim, Target 1 Juta Wisatawan Mancanegara

Rabu, 23 Jan 2019 | 08.00 WIB

Luncurkan Kalender Wisata Jatim, Target  1 Juta Wisatawan Mancanegara

Tanjung Papuma, salah satu objek wisata di Jawa Timur (Centroone)



Centroone.com - Kekayaan alam dan budaya di Jatim cukup banyak. Bahkan dari tahun ke tahun ada peningkatan kunjungan wisatawan di Jatim. Untuk itu, pada 2019 ini, Pemprov Jatim menargetkan 1 juta Wisatawan Mancanegara berkunjung ke wilayah wisata alam dan budaya yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim.

“Setiap kabupaten/kota punya keindahan alam dan budaya masing-masing, karena itu kami yakin dapat mencapai target,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Sinarto, Selasa (22/1/2019).

Sinarto menambahkan, saat ini Jatim merupakan salah satu Daerah Tujuan Wisata di Indonesia, yang memiliki kekayaan dan keragaman daya tarik wisata. Hal itu juga telah dikenal dan mempesona wisatawan nusantara maupun mancanegara. “Kami telah bekerjasama dengan biro perjalanan luar dan dalam negeri, sehingga bisa menarik wisatawan asing masuk ke Jatim,” jelasnya.

Lebih kurang 808 Daya Tarik Wisata (DTW) tersebar di 38 Kabupaten dan Kota, terdiri dari wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Di samping tiga kategori tersebut, Jatim masih diperkaya Iagi dengan kegiatan budaya dan pariwisata yang diselenggarakan di Kota, Kabupaten, Desa, Laut, Sungai, Telaga, Pulau dan Kawasan Gunung.

Sepanjang 2019 ini tidak kurang dari 367 even diselenggarakan di Jatim, diantara even tersebut terdapat tujuh even yang masuk dalam Calender of Event Nasional seperti Majapahit International Travel Fair, Yadnya Kasada dan Bromo Eksotika, Jember Fashion Carnaval, Malang Flower Carnival, International Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Ethno Carnival dan Festival Gandrung Sewu.

Dalam upaya mempromosikan, memberikan pelayanan informasi bagi wisatawan nusantara, mancanegara maupun masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kunjungan wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim menerbitkan Kalender Wisata 2019, yang memuat kegiatan budaya dan pariwisata selama kurun waktu satu tahun.

Beberapa kegiatan budaya dan pariwisata di Kabupaten/Kota merupakan upacara adat atau ritual, sehingga masih menggunakan kalender Jawa atau Hijriah maupun Hindu. Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan yang akan dikunjungi, disarankan wisatawan menghubungi instansi pariwisata kabupaten/kota yang akan dituju.

“Melalui kalender Wisata 2019, kami berharap wisatawan dapat merencanakan dan memperpanjang kunjungan wisata di Jatim. Mari kita kunjungi event budaya dan pariwisata, sebagai sumbangsih kita dalam pelestarian budaya bangsa serta kecintaan terhadap Indonesia,” ajak Sinarto. (windhi/by)