Program Beasiswa Penerbangan Hasilkan Lima Co-Pilot

Rabu, 02 Jan 2019 | 02.00 WIB

Program Beasiswa Penerbangan Hasilkan Lima Co-Pilot

Wali Kota Tri Rismaharini (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Program pendidikan beasiswa bagi anak kurang mampu berprestasi yang digagas Pemkot Surabaya, semakin menunjukan hasil. Beberapa waktu lalu, anak-anak yang dididik untuk menjadi teknisi pesawat sudah lulus. Kini ada dua anak Surabaya yang lulus menjadi co-pilot.

Bahkan dua anak tersebut, Rizal Awalludin Adiansyah dan M Salman Al Farisy, mengunjungi Wali Kota Tri Rismaharini di kediamannya. Kedua anak Surabaya ini mengikuti program beasiswa atas kerjasama Pemkot Surabaya dengan Maskapai Penerbangan Citilink. Kunjungan itu dimaksudkan untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemkot Surabaya. 

“Senang sekali karena ini kesempatan langka dan saya bersyukur serta berterima kasih kepada Pemkot Surabaya khususnya Ibu Wali Kota Risma karena sudah memperjuangkan dan mengupayakan agar hidup kami lebih sejahtera,” ungkap Rizal.

Kesuksesan yang diraih Rizal berawal ketika dia mendapat selebaran pemberitahuan yang menjelaskan Pemkot Surabaya membuka beasiswa pendidikan untuk 10 orang pilot, 10 pramugari dan 10 pramugara. Melihat peluang tersebut, Rizal mencoba peruntungan. “Awalnya, hanya ingin ikut tes pilot saja untuk mengetahui seperti apa model testnya hingga sampai tes akhir dinyatakan lulus,” terangnya.

Setelah dinyatakan lulus tes administrasi, administrasi lanjutan, tes TPA, wawancara, psikotest dan kesehatan, Rizal bersama keempat kawannya menjalani pendidikan bina karakter selama 2 minggu di Banyuwangi. 

Lebih lanjut, dia menjalani pendidikan selama 2 tahun dan dinyatakan lulus tahun 2017 kemudian langsung disalurkan ke Citilink. “Sekarang sudah penempatan di Citilink Jakarta sebagai co-pilot. Gabungnya sudah setahun dan terbang 5 bulan,” jelas Rizal.

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan karena biaya sekolah pilot itu mahal, namun dia bersyukur karena maspakai penerbangan Citilink bersedia menanggung seluruh biaya anak-anak. “Biayanya itu hampir sama dengan sekolah pilot di awal dan anak-anak tidak dikenai biaya sepeser pun,” terang wali kota sarat akan prestasi itu.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu menambahkan, saat ini kedua anak Surabaya itu dinyatakan resmi menjalani ikatan dinas dengan Citilink. Sementara, ketiga teman lainnya sedang menjalankan tugas penerbangan. (windhi/by)