RHEL 8 Optimalkan Peran Linux Sebagai Mesin Inovasi TI

Selasa, 14 Mei 2019 | 16.00 WIB

RHEL 8 Optimalkan Peran Linux Sebagai Mesin Inovasi TI

Ilustrasi (Red Hat)


Centroone.com - Seiring pentingnya penyebaran cloud hybrid dan multicloud bertumbuh, sistem operasi harus berevolusi juga. Menurut IDC, sebanyak 70% pelanggan sudah menerapkan lingkungan multicloud dan 64% aplikasi dalam portofolio TI tipikal saat ini berbasis di lingkungan cloud, baik publik maupun privat. 

Dengan memandang sistem operasi sebagai titik kunci inovasi TI ini dan bahkan lebih,  Red Hat baru saja mengumumkan ketersedian Red Hat Enterprise Linux 8 (RHEL 8).  Ini adalah sistem operasi yang dirancang untuk menjangkau luasnya penyebaran di seluruh TI perusahaan.  

“Inovasi dan Linux tidak dapat dipisahkan. Mulai dari membangun backbone Internet hingga membentuk neuron pertama AI, Linux mendorong TI masa kini dan masa depan. Red Hat Enterprise Linux 8 menerapkan peran Linux sebagai mesin inovasi TI, mengkristalkannya menjadi platform yang dapat diakses, terpercaya, dan lebih aman. Mencakup keseluruhan cloud hybrid, platform Linux enterprise terkemuka di dunia ini menghadirkan katalis bagi perusahaan TI untuk melakukan lebih dari sekadar memenuhi tantangan masa kini; Red Hat Enterprise Linux 8 memberi mereka fondasi dan tool untuk meluncurkan masa depan mereka sendiri, di mana pun mereka inginkan.” tukas Stefanie Chiras, Vice President and General Manager, Red Hat Enterprise Linux, Red Hat. 

Dengan diumumkannya Red Hat Enterprise Linux 8, kecerdasan dan keahlian ini kini terintegrasi dengan langganan Red Hat Enterprise Linux secara langsung (default) melalui Red Hat Insights sehingga menghadirkan keahlian Red Hat Linux sebagai layanan (as-a-service).

Red Hat Insights membantu mengidentifikasi dan memulihkan masalah TI secara proaktif, mulai dari kerentanan keamanan hingga masalah stabilitas serta didukung  Red Hat Smart Management, add-on berlapis yang  membantu tim TI dalam mendapatkan manfaat dari komputasi cloud hybrid sekaligus meminimalkan kompleksitas manajemen yang melekat. 

Dengan code base yang diperkuat serta pembaruan keamanan yang luas, Red Hat Enterprise Linux 8 turut memperkenalkan Application Streams, yang memadukan inovasi pengembang yang lebih cepat dengan stabilitas produksi dalam satu sistem operasi kelas enterprise.

Untuk lebih meningkatkan kemudahan penggunaan, Red Hat Enterprise Linux mendukung upgrade di tempat sehingga menyediakan jalur yang lebih ramping, efisien dan tepat waktu bagi pengguna untuk mengkonversi instance Red Hat Enterprise Linux 7 ke sistem Red Hat Enterprise Linux 8. Red Hat Enterprise Linux 8 juga mencakup Red Hat Enterprise Linux System Roles, yang mengotomatisasi banyak tugas yang lebih kompleks seputar mengelola dan mengkonfigurasi Linux dalam produksi yang didukung oleh Red Hat Ansible Automation.  System Roles adalah modul yang sudah dikonfigurasi sebelumnya yang memungkinkan alur kerja otomatis siap pakai untuk menangani tugas sysadmin yang umum dan kompleks. 

Otomatisasi ini memudahkan administrator sistem baru untuk mengadopsi protokol Linux dan membantu menghilangkan kesalahan manusia sebagai penyebab masalah konfigurasi umum.  Untuk meningkatkan keamanan, Red Hat Enterprise Linux 8 mendukung standar kriptografi OpenSSL 1.1.1 dan TLS 1.3.  

Red Hat Enterprise Linux 8 membentuk fondasi untuk seluruh portofolio cloud hybrid Red Hat, dimulai dengan Red Hat OpenShift Container Platform 4 dan Red Hat OpenStack Platform 15 yang akan datang.

Red Hat Enterprise Linux CoreOS yang akan dirilis juga dibangun berbasis Red Hat Enterprise Linux 8, yang merupakan sistem operasi dengan footprint minimal yang dirancang untuk menampung penyebaran RedHat OpenShift Container Platform.

​Red Hat Enterprise Linux 8 juga didukung secara luas sebagai sistem operasi tamu pada infrastruktur cloud hybrid Red Hat, termasuk Red Hat OpenShift 4, Red Hat OpenStack Platform 15 dan Red Hat Virtualization 4.3. by