Pertama Dalam 2 Dekade, Red Hat Rombak Logo

Sabtu, 11 Mei 2019 | 14.00 WIB

Pertama Dalam 2 Dekade, Red Hat Rombak Logo

logo baru Red Hat (Red Hat)


Centroone.com - Red Hat, penyedia solusi open source melakukan perombakan pada logo mereka. Ini adalah untuk pertama kali logo Red Hat berubah dalam 20 tahun.   

Red Hat memilih pendekatan evolusi yang hati-hati untuk mengatasi beberapa masalah secara langsung. Tentunya hal ini merupakan masalah yang cukup serius. Shadowman, logo Red Hat yang sudah begitu dikenal, adalah sebuah karakter. 

Mereka yang dekat Red Hat mengerti prinsip apa yang dia pegang, yakni perjuangan untuk menyamakan bidang teknologi melalui open source, serta mereka bekerja di sekeliling sosok karakter ini.  Namun mereka yang di luar Red Hat dan tidak begitu mengenal kami, akan mempercayai Shadowman apa adanya. 

"Ia nampak sinis, bukan sebuah simbol keterbukaan dan transparansi. Kami harus keluar dari bayang-bayang itu. Shadowman sudah menjadi simbol kami selama hampir dua dekade, namun si topi - topi merah - adalah simbol asli dan yang utama bagi perusahaan. Ketika mensurvei Red Hatters dan komunitas kami, mereka mengatakan hal yang sama. Topi adalah hal terpenting, bukan siapa yang mengenakannya. Menggunakan topi fedora sebagai logo juga telah membantu kami memecahkan banyak masalah pada penggunaan logo lama. Yakni lebih sederhana sehingga bisa digunakan di tempat kecil (seperti favicon). " 

Perubahan juga terjadi pada font.  Selama bertahun-tahun, Red Hat memakai dua font yang berbeda, Overpass (terbuka) dan Interstate (paten). Tak ada yang benar-benar cocok dengan logo kami.  Menurut pihak Red Hat - Keduanya font yang bagus,tapi Red Hat ingin sesuatu yang bisa milik sendiri, serta cocok dengan merek dan suara mereka. 

"Untuk itu, kami berkolaborasi dengan seorang perancang type untuk membangun sebuah keluarga font di open source: Red Hat Display dan Red Hat Text. Font baru kami geometris dan sans-serif, terinspirasi oleh font klasik sebagaimana Overpass dan Interstate. Gaya Display-nya bahkan memiliki coretan dan spasi berdekatan, dengan bentuk huruf yang tinggi dan terbuka. Gaya Teks memiliki beberapa penyesuaian untuk memfasilitasi bacaan yang lebih panjang, lebih kontras antara huruf besar dan kecil, lebih sempit, jarak lebih lebar, dan lebih kontras antara garis tipis dan tebal." tambah pihak Red Hat. 

Perubahan tambahan juga terjadi pada warna merah ciri khas Red Hat. Warna merah sebelumnya  sulit atau hampir mustahil untuk dibaca pembaca dengan ketajaman visual yang terbatas, tetapi ini juga dapat menyebabkan ketegangan mata bagi mereka yang matanya normal. " Jadi kami telah mengembangkan warna merah kami menjadi lebih terang, lebih terlihat (PMS 1788C, atau # EE0000) yang menjaga semangat aslinya." tutup pihak Red Hat.  by