Disurati Warga Eks Lokalisasi, Wali Kota Surabaya Sediakan Lapangan Kerja

Jumat, 10 Mei 2019 | 20.28 WIB

Disurati Warga Eks Lokalisasi, Wali Kota Surabaya Sediakan Lapangan Kerja

Wali Kota Risma disambut warga Dupak Bangunsari. (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku banyak mendapat surat dari warga eks lokalisasi yang sudah ditutup Pemkot Surabaya beberapa tahun silam. Kebanyakan surat warga tersebut adalah permintaan pekerjaan. Karena itulah, wali kota memberi semangat warga eks lokalisasi, salah satunya di Dupak Bangunsari agar memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik.

Pada Jumat (10/5/2019), wali kota mendatangi tempat itu untuk memberi semangat warga agar bisa memanfaatkan beasiswa yang dijalankan Pemkot Surabaya agar bisa kuliah. Dia berharap, warga tak hanya mengandalkan ijazah SD, SMP dan SMA kepada anak-anaknya agar bisa bekerja.

“Ada banyak warga yang bersurat. Yang SD dan SMP sudah kita arahkan (salurkan, red) terkait pekerjaannya. Tapi permintaan warga saat ini tak sebanyak awal penutupan,” tegas wali kota.

Rata-rata surat warga eks lokalisasi ke wali kota memang terkait permintaan disediakan lapangan pekerjaan. Rata-rata yang minta pekerjaan itu adalah lulusan SMA. “Bahkan ada yang belum menerima ijazah sudah melamar. Sekarang kita (Pemkot Surabaya, red) minta agar anak-anak mereka kuliah dulu dengan memanfaatkan beasiswa yang kita jalankan,” tandas Wali Kota Risma usai acara buka puasa bersama anak yatim piatu di Dupak Bangunsari.

Wali kota juga menjelaskan, usai penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari tersebut, ada warga yang bangkit. Sehingga banyak usaha melalui UMKM yang bermunculan di tempat itu. “Di sini ada usaha yang sudah besar. Seperti Nur Aini di Dupak Makmur, usahanya sudah besar dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Usaha di Dupak Bangunsari ini berbagai macam dan banyak yang sudah jalan atau sukses,” kata dia.

Setelah dari Dupak Bangunsari wali kota berjanji akan mengunjungi wilayah eks lokalisasi lain untuk menyemangati warga agar anak-anak mereka bisa menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Harapannya, jangan sampai warga eks lokalisasi hanya memiliki skill rendah. Dengan pendidikan yang lebih tinggi atau kuliah, diharapkan warga tersebut bisa mendongkrak perekonomian keluarganya. Sebab, melalui beasiswa tersebut, setelah kuliah maka akan disalurkan ke perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan Pemkot Surabaya.

Sementara Wakil Ketua RW 4 Kelurahan Dupak Kecamatan Krembangan Ahmad Suhadak (49), mengapresiasi atas pola pendekatan yang dilakukan Wali Kota Risma kepada warganya. Dia menyebut, dengan cara itu, segala bentuk problematika yang ada di masyarakat bisa langsung diketahui oleh pemerintah. “Menurut saya ini sangat bagus sekali untuk keperluan masyarakat yang membutuhkan, dan pendekatan dari wali kota ke masyarakat kecil biar lebih akrab,” kata Suhadak.

Bahkan, pihaknya sangat setuju dengan apa yang telah disampaikan Wali Kota Risma, mengenai upaya anak jangan hanya menempuh pendidikan di jenjang SMA. Karena itu, dia sangat mendukung langkah pemkot untuk mewujudkan masyarakat yang berpendidikan tinggi sehingga bisa lebih sejahtera. “Harapannya warga Kota Surabaya bisa kerja semua dan terdidik semua. Bu wali kota ini adalah sosok figurnya orang Bangunsari. Pemkot ini benar-benar bisa bersinergi dengan masyarakatnya,” pungkasnya. (windhi/by)