Berikan Pelayanan Gratis Melalui Baksos Terintegrasi

Rabu, 13 Mar 2019 | 17.06 WIB

Berikan Pelayanan Gratis Melalui Baksos Terintegrasi

Wali Kota Risma saat memberikan sambutannya dan pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Bakti Sosial (Baksos) dengan Pelayanan Integrasi di gelar Pemkot Surabaya di lapangan Tambak Asri XIII Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Rabu (13/3/2019). Melalui roadshow tersebut, masyarakat dengan mudah mendapat pelayanan kesehatan gratis, sekaligus pelayanan informasi dan administrasi secara langsung.

Berbagai pelayanan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya hadir dalam kegiatan tersebut. Diantaranya pelayanan kesehatan gratis, pengurusan e-KTP, informasi ketenagakerjaan, media center hingga fasilitas mobile perpustakaan. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai pelayanan terintegrasi yang disediakan Pemkot Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, dalam kegiatan itu Pemkot Surabaya telah menyediakan berbagai fasilitas pelayanan. Masyarakat yang hadir diharapkan bisa memanfaatkan berbagai pelayanan yang disediakan Pemkot Surabaya. “Mulai pengurusan KTP, semua ada disini, termasuk izin usaha lengkap di sini, silahkan bapak ibu sekalian memanfaatkannya,” kata Wali Kota Risma.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengarahkan kepada Ketua RT dan RW setempat, apabila ada warganya yang sedang mengalami sakit, agar bisa diajak berobat ke sini. Bahkan, dia menegaskan akan menugaskan jajarannya untuk menjemput langsung ke rumah orang yang sakit jika kondisinya memang tidak memungkinkan untuk datang. “Mungkin ada warga yang saat ini sakit dan tidak bisa datang ke sini, tolong disampaikan, kita akan jemput. Kalau perlu dirujuk perawatan ke rumah sakit, kita akan jemput dan antar,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Wali Kota Risma juga berpesan kepada Ketua RT dan RW yang hadir, apabila ada anak putus sekolah agar didata dan disampaikan melalui kelurahan. Bahkan dia juga tak ingin jika ada lansia yang kondisinya tidak mampu sampai tidak bisa makan. Karena itu, dia mengimbau kepada ketua RT dan RW agar disampaikan jika ada warganya yang mengalami kondisi itu.

“Kalau ada warganya yang lansia, ataupun menderita sakit TBC atau kanker, itu sampaikan ke kita. Karena kita ada program permakanan tambahan, saya minta tolong disampaikan. Tolong disampaikan data itu saya tunggu,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga melakukan tanya jawab langsung bersama warga. Warga yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan uneg-unegnya terkait berbagai permasalahan yang ada di wilayah masing-masing. Baik itu, masalah infrastuktur, kesehatan, sekolah, hingga administrasi pemerintahan. “Saya akan catat masalah-masalah Pak RT dan RW, kalau bisa saya selesaikan hari ini, kita langsung selesaikan. Namun, kalau masalahnya tidak bisa diselesaikan langsung, nanti saya komunikasikan dengan dinas terkait,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma memberi pengarahan dan motivasi kepada para pelajar sekolah. Menurutnya, anak-anak adalah aset negara yang nantinya bakal meneruskan perjuangan bangsa. Karena itu, di sela-sela kunjungannya, dia menyempatkan untuk berdialog bersama mereka. “Kenapa saya bicara dengan anak-anak. Karena mereka nanti yang akan meneruskan apa yang sudah kita perjuangan saat ini. Tidak ada gunanya kita semua berusaha, sebesar apapun, sekaya apapun, sesukses apapun, kalau anak-anak ini tidak bisa meneruskan,” ujar Wali Kota Risma.

Wali kota yang juga menjabat sebagai Presiden United Cities Local Governments Asia-Pasific (UCLG - ASPAC) itu juga mengimbau kepada para pelajar agar selalu percaya diri, dan tidak menyianyiakan waktu yang telah diberikan Tuhan. Karena sukses dan berhasil itu hak semua orang dan berasal dari diri sendiri. Terlebih, dia juga berpesan agar para pelajar itu tidak malu dan merasa minder walaupun mereka berasal dari keluarga tidak mampu.

“Tuhan itu adil, kalian semua diberikan hak yang sama. Dari manapun orang tua kalian, kalian semua berhak untuk berhasil dan sukses. Tinggal kalian mau atau tidak untuk berusaha dan belajar dengan tekun,” pungkasnya. (windhi/by)